‎Nuzulul Qur’an Teguhkan Cahaya Peradaban Saat Dunia Dilanda Krisis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Peristiwa Nuzulul Qur’an yang diperingati setiap bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan hubungan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hal itu disampaikan Dr. Murdoko, S.H., M.H., Dosen Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa besar yang mengubah arah sejarah manusia.

“Nuzulul Qur’an menandai turunnya wahyu Allah kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia,” ujarnya.

Menurut Murdoko, Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab yang dibaca dalam ibadah, tetapi juga menjadi pedoman kehidupan yang membimbing manusia dalam membangun iman, akhlak, dan peradaban.

Ia merujuk pada firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 185 yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang benar dan yang batil.

“Al-Qur’an adalah cahaya yang menuntun manusia keluar dari kegelapan menuju kehidupan yang bermartabat,” katanya.

Ia menjelaskan, wahyu pertama yang turun di Gua Hira melalui Surat Al-Alaq ayat 1 dengan perintah iqra’ menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam.

Menurutnya, perintah membaca menjadi fondasi lahirnya tradisi keilmuan yang melahirkan peradaban besar dalam sejarah umat manusia.

“Perintah iqra’ menunjukkan bahwa kemajuan umat tidak bisa dipisahkan dari tradisi membaca, belajar, dan berpikir,” jelas Murdoko.

Lebih lanjut, Murdoko menilai pesan Al-Qur’an tetap relevan di tengah berbagai krisis moral dan sosial yang terjadi di era modern.

Ia menyebut kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi sering kali tidak diiringi dengan kebijaksanaan spiritual.

“Banyak manusia modern mengalami kegelisahan karena kehilangan orientasi hidup. Al-Qur’an mengingatkan bahwa ketenangan hati hanya dapat ditemukan dengan mengingat Allah,” ujarnya.

Ia berharap momentum Ramadhan dan peringatan Nuzulul Qur’an dapat mendorong umat Islam kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar lahir generasi yang jujur, adil, berilmu, dan berakhlak mulia.(waw)

Berita Terkait

‎Puluhan Satpam Jogja Tertipu Sertifikasi, Rugi Ratusan Juta
‎Kebakaran Tiang Listrik Kusumanegara Hebohkan Warga Tengah Malam Hebat
‎Srawung Warga Jogja, Hasto Tegaskan Moral SDM Jogja Penentu Kemajuan Kota Masa Depan
Nekat Main Surfing, Remaja Terseret Ombak Parangtritis Satu Hilang
‎Syawalan PPMY Yogyakarta Perkuat Solidaritas, Bidik Kiprah Mendunia
Stasiun Yogyakarta Sulap Ruang Publik Jadi Edukasi Sumbu Filosofi
Sleman Sapu Bersih MTQ DIY 2026, Kukuhkan Juara Umum
‎Lokakarya BMT 2026 Percepat Digitalisasi, Ketua ABSINDO Baru Terpilih

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

‎Puluhan Satpam Jogja Tertipu Sertifikasi, Rugi Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 08:12 WIB

‎Kebakaran Tiang Listrik Kusumanegara Hebohkan Warga Tengah Malam Hebat

Senin, 20 April 2026 - 08:06 WIB

‎Srawung Warga Jogja, Hasto Tegaskan Moral SDM Jogja Penentu Kemajuan Kota Masa Depan

Senin, 20 April 2026 - 07:58 WIB

Nekat Main Surfing, Remaja Terseret Ombak Parangtritis Satu Hilang

Minggu, 19 April 2026 - 14:35 WIB

‎Syawalan PPMY Yogyakarta Perkuat Solidaritas, Bidik Kiprah Mendunia

Berita Terbaru