TMMD Sengkuyung IV Bangun Kotagede: Sinergi TNI dan Pemkot Wujudkan Pemerataan

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TMMD Sengkuyung IV membangun Kotagede menyinergikan TNI dan Pemkot untuk pemerataan. (Dok Pemkot)

TMMD Sengkuyung IV membangun Kotagede menyinergikan TNI dan Pemkot untuk pemerataan. (Dok Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Kotagede — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 kembali dilaksanakan di Kota Yogyakarta. Kegiatan yang menyasar wilayah Kotagede ini resmi dibuka melalui upacara di halaman Pusdiklat PU Kota Yogyakarta, Rabu (8/10/2025), dipimpin Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.

Dalam sambutannya, Wawan menyampaikan apresiasi terhadap peran TMMD yang dinilainya telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar agenda rutin, melainkan program strategis yang mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meringankan beban warga.

“TMMD memiliki arti signifikan karena membantu masyarakat membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam membangun bangsa dari tingkat paling dasar,” ujarnya.

Wawan menambahkan, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tumbuhnya semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor. “Program ini menjadi ruang kolaborasi yang mempererat semangat kebersamaan agar hasilnya benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Bati Ter Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serma Haryana, menjelaskan bahwa kegiatan TMMD kali ini meliputi pekerjaan fisik dan nonfisik. Pekerjaan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur di Kotagede, antara lain pengecoran jalan sepanjang 45 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan railing sepanjang 45 meter setinggi 1,2 meter, serta jembatan berukuran 3 x 3 meter persegi.

Selain itu, dilakukan pula pembangunan talud permanen sepanjang 22 meter dengan tinggi 3,5 meter, rehabilitasi satu balai rukun warga (RW), dan renovasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Untuk kegiatan nonfisik, TMMD menyelenggarakan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan masyarakat, pencegahan stunting, serta sosialisasi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Serma Haryana menuturkan, TMMD Sengkuyung IV melibatkan 43 personel gabungan, terdiri dari 34 anggota Kodim 0734/Kota Yogyakarta, empat pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta, dan lima anggota Polresta Yogyakarta. Warga setempat pun turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Dengan dukungan masyarakat, kami berharap hasil TMMD ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di Kotagede,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB