Tahanan Bersimpuh di Samping Jenazah Ibu, Polisi Tetap Humanis

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JOGJA – Suasana duka menyelimuti rumah kawasan Gedongtengen, Jogja, Senin (17/8), ketika seorang tahanan mendapat kesempatan berpamitan kepada ibundanya yang meninggal dalam suasana mengharukan.

Pria tersebut masih mengenakan kaos dan celana pendek oranye khas tahanan saat polisi mengantarnya menuju rumah duka dengan pengawalan hati-hati dan humanis.

Langkahnya pelan, sementara isak tangis keluarga terdengar lirih, menciptakan suasana haru membuat batas hukum dan kemanusiaan seolah melebur di tengah keluarga berduka.

Ia datang bukan untuk bebas dari jeratan hukum, melainkan memenuhi kesempatan terakhir sebagai seorang anak yang kehilangan ibunya dengan penuh rasa kehilangan.

Di hadapan jenazah ibundanya, AS (56), pria itu kemudian bersimpuh dan menundukkan kepala dalam suasana penuh kesedihan mendalam yang mengharukan bagi keluarga.

Tak banyak kata terucap. Ia hanya berdoa, memandang jenazah, kemudian memberikan penghormatan terakhir sebelum menjalani proses hukum yang berlaku dengan kehilangan.

Kesempatan tersebut diberikan dengan pengawalan personel Unit Reskrim, Sabhara, dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan rangkaian berlangsung aman dan terkendali demi menjaga keamanan bersama.

Polisi tetap mengedepankan kewaspadaan, namun tidak mengabaikan sisi kemanusiaan ketika seorang anak membutuhkan ruang untuk mengucapkan perpisahan terakhir di tengah suasana berkabung.

Suasana rumah duka pun menjadi saksi pertemuan singkat antara seorang tahanan dan ibunya yang telah terbujur kaku untuk selamanya dalam suasana haru.

Pakaian oranye yang dikenakannya terlihat mencolok di tengah keluarga sedang berduka, sekaligus mengingatkan status hukum yang masih melekat di tengah suasana berkabung.

Meski demikian, pengawalan tidak membuat prosesi tersebut kehilangan sentuhan kemanusiaan yang begitu terasa sejak kedatangan hingga keberangkatan tahanan itu sepanjang prosesi berlangsung.

Keluarga tampak larut dalam kesedihan, sementara polisi memastikan penghormatan terakhir berlangsung tertib tanpa mengganggu jalannya prosesi pemakaman keluarga hingga seluruh rangkaian selesai.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa penegakan hukum tetap dapat berjalan berdampingan dengan penghormatan terhadap hak dasar manusia dalam situasi duka di suasana berkabung.

Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan ruang kemanusiaan selama prosedur pengawalan tetap dipatuhi dengan ketat demi menjaga keamanan prosesi.

Setelah berpamitan, pria tersebut kembali dibawa petugas menuju Polsek Gedongtengen untuk melanjutkan masa penahanan sesuai proses hukum yang berlaku setelah penghormatan selesai.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan selama tahanan menyampaikan penghormatan kepada ibundanya tercinta di tengah duka penuh kehati-hatian.

Peristiwa ini meninggalkan pesan kuat bahwa di balik pakaian tahanan dan dinding sel, sisi kemanusiaan tetap memiliki tempat di tengah duka mendalam.(waw)

Berita Terkait

Perkuat Pencegahan Rabies, Pemkot Yogyakarta Gelar Vaksinasi Gratis Sepanjang September
Sidang Perdana Kasus Little Aresha Digelar, PN Yogyakarta Mulai Periksa Perkara
Kolaborasi Makin Erat, INNSiDE by Meliá Yogyakarta Temui Travel Agent Lewat Breakfast Gathering
Dakwaan Dinilai Sesuai Fakta, Wali Murid Korban Daycare Little Aresha Minta Keadilan
Hak Pekerja Trans Jogja Mangkrak, KSBSI Beri Tenggat 31 Agustus dan Siapkan Aksi Besar
Parkir Upacara HUT RI Dipungut Oknum, Dishub Bantul Bereaksi
‎Ramah Tamah Paskibraka DIY Penuh Pesan Kebangsaan
Mahasiswa UMBY Pacu Pelaku Usaha Pangan Urus Legalitas Singosaren

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Perkuat Pencegahan Rabies, Pemkot Yogyakarta Gelar Vaksinasi Gratis Sepanjang September

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Sidang Perdana Kasus Little Aresha Digelar, PN Yogyakarta Mulai Periksa Perkara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Kolaborasi Makin Erat, INNSiDE by Meliá Yogyakarta Temui Travel Agent Lewat Breakfast Gathering

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Dakwaan Dinilai Sesuai Fakta, Wali Murid Korban Daycare Little Aresha Minta Keadilan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Tahanan Bersimpuh di Samping Jenazah Ibu, Polisi Tetap Humanis

Berita Terbaru

Yogyakarta

Tahanan Bersimpuh di Samping Jenazah Ibu, Polisi Tetap Humanis

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:37 WIB