Singkawang Dinilai Jadi Contoh Kota Toleran oleh Mendagri Tito Karnavian

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Singkawang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (3/3/2026). Mendagri mengapresiasi kemeriahan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam gelaran tersebut.

Ia menilai Singkawang sebagai salah satu kota yang mampu menjaga toleransi dengan sangat baik di tengah keberagaman. “Saya merasa senang, bangga, karena di Indonesia ada kota yang sangat toleran, nomor 1. Saya melihat sendiri, sudah 4 tahun saya diundang, baru kali ini saya datang, menyaksikan langsung bagaimana toleransi antarumat bergama,” ujar Mendagri kepada wartawan.

Ia menuturkan, keberagaman latar belakang masyarakat terlihat jelas dalam perayaan tersebut. Warga dari berbagai keturunan seperti Tionghoa, Melayu, maupun suku lainnya berbaur dalam suasana yang harmonis. Momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh tersebut menjadi gambaran nyata kehidupan masyarakat yang saling menghormati. “Semuanya melting pot, bercampur baur di sini,” jelasnya.

Mendagri mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan satu kelompok etnis atau agama. Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kepanitiaan maupun dukungan terhadap rangkaian acara. Menurutnya, semangat saling menghargai yang ditunjukkan masyarakat Singkawang sejalan dengan praktik toleransi di berbagai momentum keagamaan lain di Indonesia.

“Saya berharap acara seperti ini dan suasana yang penuh toleran di Singkawang ini benar-benar menggambarkan prinsip Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyaksikan langsung berbagai penampilan karnaval yang menampilkan ragam ekspresi budaya masyarakat setempat. Kegiatan tersebut berlangsung semarak dan memperlihatkan kekayaan tradisi serta keberagaman etnis di Kota Singkawang, Kalbar. Atraksi budaya yang ditampilkan dalam rangkaian Cap Go Meh menggambarkan perpaduan budaya Tionghoa, Melayu, dan Dayak yang hidup berdampingan secara harmonis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, serta pejabat maupun pihak terkait lainnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Mendagri Tito Kawal Realisasi Anggaran K/L
Wamendagri Bima Dorong Narasi Terpadu untuk Tangkal Disinformasi di Era Digital
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pemda Perkuat Langkah Preventif Hadapi Ancaman Karhutla
Kemnaker dan PKSS Jembatani Kompetensi Pencari Kerja dengan Kebutuhan Industri
12.128 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
Wamendagri Bima Arya Dorong Peta Jalan Demokrasi Digital untuk Pemilu 2029
Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden
Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:54 WIB

Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Mendagri Tito Kawal Realisasi Anggaran K/L

Rabu, 2 September 2026 - 07:53 WIB

Wamendagri Bima Dorong Narasi Terpadu untuk Tangkal Disinformasi di Era Digital

Selasa, 1 September 2026 - 20:03 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pemda Perkuat Langkah Preventif Hadapi Ancaman Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB

Kemnaker dan PKSS Jembatani Kompetensi Pencari Kerja dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 1 September 2026 - 19:00 WIB

12.128 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4

Berita Terbaru