Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Penyusunan APBD 2026 Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Horas Maurits Panjaitan menegaskan pentingnya sinkronisasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan arah kebijakan fiskal nasional.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 yang digelar secara daring melalui platform Zoom, Rabu (20/8/2025).

“Rapat ini merupakan momentum bagi seluruh elemen Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam rangka sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026,” jelas Maurits.

Ia berharap pedoman penyusunan APBD ini sinkron dengan berbagai kebijakan pemerintah pusat, sehingga tidak menimbulkan kendala atau permasalahan pada saat pelaksanaan di daerah. Menurutnya, APBD bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen kebijakan yang mencerminkan konsistensi dan komitmen daerah dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya Asta Cita.

APBD, kata dia, juga menjadi sarana untuk menjawab tantangan sekaligus kebutuhan nyata masyarakat di daerah. “Karenanya sangat penting sinkronisasi dengan arah kebijakan fiskal nasional,” imbuhnya.

Maurits menekankan pemerintah daerah (Pemda) ke depan dituntut untuk lebih selektif dan efisien dalam melakukan belanja daerah. Pasalnya, prioritas belanja harus difokuskan pada yang benar-benar bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Untuk itu, sangat penting penguatan kualitas belanja daerah, agar memprioritaskan belanja pokok daripada belanja penunjangnya atau administrasinya, dengan tujuan untuk memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Maurits.

Lebih lanjut, ia menjelaskan penyusunan APBD TA 2026 diharapkan mampu mendukung program unggulan Presiden dan Wakil Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, ketahanan energi, pendidikan, kesehatan, pembangunan desa, koperasi, UMKM, pertahanan semesta, akselerasi investasi perdagangan global, serta anggaran perlindungan sosial tahun 2026.

Untuk itu, Maurits menekankan pentingnya sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas nasional. Kolaborasi ini, menurutnya, merupakan kunci mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui Asta Cita.

“Hal ini penting diimplementasikan agar APBD menjadi instrumen nyata dalam mendukung pencapaian target pembangunan, termasuk pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan, mengatasi pengangguran, peningkatan investasi, serta pembangunan secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” ujar Maurits.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Layanan Haji Lebih Cepat dan Akurat, Mendagri Tito Teken SEB Berbasis Data Kependudukan
TP PKK dan TP Posyandu Hadir di Tengah Korban Gempa NTT
6 SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur
Kemendagri Cegah Tumpang Tindih Aturan Pusat-Daerah
Mendagri Gandeng Pemda Perbaiki Tata Kelola Haji dan Umrah
Bantu Pemulihan Pascagempa, TP PKK dan Posyandu Pusat Salurkan Bantuan ke Manggarai
Kunjungi RSUD Ruteng, TP PKK dan TP Posyandu Pusat Serahkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Manggarai
Pembinaan Posyandu di NTT: TP PKK dan TP Posyandu Pusat Dukung Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Layanan Haji Lebih Cepat dan Akurat, Mendagri Tito Teken SEB Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

TP PKK dan TP Posyandu Hadir di Tengah Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

6 SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Kemendagri Cegah Tumpang Tindih Aturan Pusat-Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Mendagri Gandeng Pemda Perbaiki Tata Kelola Haji dan Umrah

Berita Terbaru