Senam Jogja Diperkenalkan Lewat Lomba Massal, Penguatan Identitas dan Soliditas ASN

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 45 tim turut ambil bagian dalam pengenalan senam Jogja, terdiri dari perangkat daerah, kemantren, sekolah, serta partisipasi Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta. (Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta)

Sebanyak 45 tim turut ambil bagian dalam pengenalan senam Jogja, terdiri dari perangkat daerah, kemantren, sekolah, serta partisipasi Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta. (Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta resmi memperkenalkan Senam Jogja sebagai identitas kebugaran kota melalui Lomba Senam Khas Yogyakarta yang digelar di halaman Balai Kota, Jumat (21/11/2025). Sebanyak 45 tim turut ambil bagian, terdiri dari perangkat daerah, kemantren, sekolah, serta partisipasi Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Hermawan, menyampaikan bahwa Senam Jogja dirancang sebagai gerakan khas yang merepresentasikan karakter kota sekaligus menjadi pilihan aktivitas kebugaran bagi aparatur sipil negara dan masyarakat umum. Senam ini pertama kali diperkenalkan pada peringatan HUT Korpri ke-54 oleh ASN Pemerintah Kota Yogyakarta.

Senam Jogja disusun oleh tim dari Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, yang mengolah gerakan dan musik agar mencerminkan nilai budaya lokal. “Kami ingin menghadirkan senam yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membawa ciri khas Jogja,” kata Wawan.

Pelaksanaan lomba tahun ini dibagi menjadi dua kategori: Kategori perangkat daerah/unit kerja: 30 tim dan iategori kemantren dan sekolah: 15 tim

Panitia menyediakan trofi, uang pembinaan, serta tiga penghargaan khusus: Tim Favorit, Tim Terhebat, dan Tim Terkompak. Lomba ini sekaligus menjadi ruang penguatan solidaritas ASN melalui kegiatan olahraga bersama.

Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta menjadi salah satu peserta yang ikut memperkenalkan dan memeriahkan Senam Jogja lewat penampilan mereka dalam kompetisi tersebut. (ihd)

Berita Terkait

Eko Suwanto Mengenang Dominikus Adi Sutarwijono, Pejuang Sederhana
DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas
Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala
Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen
Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal
80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan
Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Eko Suwanto Mengenang Dominikus Adi Sutarwijono, Pejuang Sederhana

Senin, 2 Februari 2026 - 18:31 WIB

DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:14 WIB

Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:45 WIB

Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:37 WIB

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB