Sekda Edward Candra Dorong Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Lewat Festival Panjat Pinang

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H Edward Candra, M.H. menekankan pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, serta pelestarian permainan rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Panjat Pinang Sumatera Ekspres Tahun 2026 di Venue Voli Pantai, Jakabaring Sport City (JSC), Minggu (30/8/2026).

Sekda Sumsel mengatakan, festival panjat pinang bukan sekadar perlombaan atau hiburan masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari tradisi rakyat yang lekat dengan semangat perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Panjat pinang mengajarkan kepada kita bahwa untuk mencapai sebuah tujuan, tidak ada yang dapat dilakukan seorang diri. Ada yang menjadi pijakan, ada yang menopang, ada yang menjaga keseimbangan, dan ada yang berjuang mencapai puncak. Semua mempunyai peran,” ujar Sekda.

Menurutnya, filosofi tersebut mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia. Setiap individu memiliki peran dan kontribusi dalam mencapai tujuan bersama.

Karena itu, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Sumatera Ekspres yang telah menyelenggarakan Festival Panjat Pinang Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menghidupkan kembali permainan rakyat sebagai bagian dari kekayaan budaya kita,” katanya.

Sekda juga mengajak generasi muda Sumatera Selatan untuk tidak meninggalkan tradisi dan permainan rakyat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengemas tradisi agar tetap menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kepada generasi muda Sumatera Selatan, jangan pernah malu dengan tradisi dan permainan rakyat kita. Justru kita harus bangga dan mampu mengemasnya menjadi kegiatan yang menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, nilai yang terkandung dalam permainan panjat pinang tetap relevan bagi generasi saat ini. Semangat untuk bermimpi, bekerja keras, berani menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah harus terus ditanamkan.

“Panjat pinang boleh tradisional, tetapi semangatnya harus selalu modern: berani bermimpi, berani bekerja keras, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta festival, Sekda berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas serta memperhatikan keselamatan selama mengikuti perlombaan.

“Selamat bertanding. Jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan yang paling penting, nikmati kebersamaan dalam festival ini,” pesannya.

Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Sekda kemudian secara resmi membuka Festival Panjat Pinang Sumatera Ekspres Tahun 2026.

Festival tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan permainan rakyat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan masyarakat dalam memaknai semangat kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Manager Sumeks Iwan Irawan mengatakan, festival yang digelar selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, tersebut menjadi salah satu agenda untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sebanyak 45 batang pinang telah disiapkan. Jumlah tersebut, menurut Iwan, menyesuaikan dengan kondisi efisiensi saat ini. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan panitia untuk tetap menyajikan kegiatan yang menarik bagi masyarakat.

Dari 45 batang pinang yang disiapkan, lima di antaranya akan dipasang dalam posisi miring di atas air dan menghadap kawasan Venue Dayung JSC.

Selain itu, panitia juga menyiapkan empat batang pinang dengan ketinggian sekitar 3–4 meter yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak dan ibu-ibu.

Tak hanya panjat pinang, festival tersebut juga diramaikan berbagai lomba tradisional, seperti balap karung, lomba kelereng, gebuk bantal, dan sejumlah permainan lainnya. (gla)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Terima Silaturahmi Kepala BPKP Sumsel
Gubernur Herman Deru Sambut Regional CEO Bank Mandiri Region II yang Baru
Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah
Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-Muba 2026–2030, Apriyadi Pimpin Organisasi
APBD Perubahan Sumsel 2026 Disepakati, Herman Deru dan DPRD Teken Nota Kesepakatan
Sumsel Kembali Raih Penghargaan TP2DD Nasional, Digitalisasi Daerah Diperkuat
Herman Deru Tekankan Pentingnya KKSS Sumsel Menjaga Identitas Budaya
Perempuan Sumsel Didorong Mandiri Ekonomi melalui Pelatihan Chunky Bag

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Herman Deru Terima Silaturahmi Kepala BPKP Sumsel

Senin, 28 September 2026 - 08:22 WIB

Gubernur Herman Deru Sambut Regional CEO Bank Mandiri Region II yang Baru

Minggu, 27 September 2026 - 08:06 WIB

Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-Muba 2026–2030, Apriyadi Pimpin Organisasi

Sabtu, 26 September 2026 - 11:19 WIB

APBD Perubahan Sumsel 2026 Disepakati, Herman Deru dan DPRD Teken Nota Kesepakatan

Berita Terbaru

Jajaran pemain dan tim produksi foto bersama saat konferensi pers peluncuran film layar lebar Cidro Asmoro di Raminten's Kitchen, Yogyakarta

Yogyakarta

Sukses di Serial, Cidro Asmoro Kini Diadaptasi ke Layar Lebar

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Yogyakarta

‎GKR Bendara Kembali Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:11 WIB