Satgas PRR Percepat Pemulihan, Ratusan Lokasi Terdampak di Tiga Provinsi Rampung Dibersihkan

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan perkembangan signifikan pembersihan lumpur akibat bencana longsor dan banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Data Satgas PRR pada 6 April mencatat sebanyak 527 lokasi terdampak bencana yang tertimbum lumpur telah rampung dibersihkan. Rinciannya, di Aceh sebanyak 480 lokasi selesai dibersihkan dari 519 lokasi sasaran pembersihan. Di Sumut, 18 lokasi sudah dibersihkan dari 24 lokasi sasaran. Sementara di Sumbar, seluruh 29 lokasi sasaran telah selesai dibersihkan.

Capaian saat ini menunjukkan lebih dari 92 persen lokasi tertimbun lumpur akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera telah berhasil dibersihkan. Capaian tersebut juga menunjukkan progres pembersihan lumpur dibandingkan pada 2 April 2026 saat baru 445 lokasi telah dibersihkan dari lumpur.

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan pembersihan lumpur tetap menjadi prioritas pemulihan pascabencana Sumatera.

Proses pembersihan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berfokus pada pembukaan akses jalan nasional yang telah rampung 100 persen dan dapat kembali terbuka secara fungsional sejak 25 Januari 2026.

Sementara pada tahap kedua, kegiatan akan menyasar pada pembersihan lumpur yang fokus pada tiga jenis lokasi, yaitu sekolah, kawasan perkantoran, serta fasilitas umum seperti puskesmas, masjid, dan lainnya.

Satgas PRR secara khusus juga menerjunkan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu pembersihan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang. Gelombang ketiga Praja IPDN diterjunkan pada Sabtu (4/4/2026), sebanyak 731 personel disertai 37 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri untuk membersihkan lumpur di 42 lokasi, termasuk kawasan pemukiman, drainase, serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.

“Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur ada yang sudah mengeras, termasuk situs sejarah (Istana Benua Raja), ini kemudian juga ada rumah masyarakat, drainase dan lain- lain,” kata Tito saat memimpin apel pembukaan PKL gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026).(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto Dorong Sinergi DPRD Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Kasatgas PRR Muhammad Tito Karnavian: UMKM Jadi Indikator Kebangkitan Ekonomi Pascabencana
Tinjau Unhan Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Mahasiswa Lolos Seleksi Ketat
Dekranas Dorong Sinergi Pusat dan Daerah untuk Kembangkan Tenun Belu
Aceh, Sumut, dan Sumbar Terima Bantuan Perbaikan Rumah, Total Capai Rp537,22 Miliar
Wamendagri Bima Arya Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Maksimalkan Bonus Demografi
Talk Show BPSDM, Kemendagri Soroti Integritas di Tengah Godaan Kekuasaan
Wamendagri Minta Praktik Lingkungan Berbasis Masyarakat Direplikasi di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto Dorong Sinergi DPRD Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 18 April 2026 - 19:39 WIB

Kasatgas PRR Muhammad Tito Karnavian: UMKM Jadi Indikator Kebangkitan Ekonomi Pascabencana

Sabtu, 18 April 2026 - 10:46 WIB

Tinjau Unhan Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Mahasiswa Lolos Seleksi Ketat

Sabtu, 18 April 2026 - 10:37 WIB

Dekranas Dorong Sinergi Pusat dan Daerah untuk Kembangkan Tenun Belu

Jumat, 17 April 2026 - 20:38 WIB

Aceh, Sumut, dan Sumbar Terima Bantuan Perbaikan Rumah, Total Capai Rp537,22 Miliar

Berita Terbaru

Banten

H. Ade Mahrus, MTQ Lahirkan Qori Daerah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 22:20 WIB