Sarah Azzahra Dituntut Majukan Ekonomi Kreatif DIY Lewat GEKRAFS

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I pada Kamis (5/3/2026) di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN).

Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan GEKRAFS DIY ke depan, yang merekomendasikan Sarah Azzahra, S.IP sebagai Ketua DPW GEKRAFS DIY.

Muswil yang mengusung tema “Dolan, Dodolan, Dolanan” tersebut mencerminkan semangat khas Yogyakarta dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.

“Tema ini kami pilih karena menggambarkan ruang bertemu, berkolaborasi, sekaligus mengembangkan ide kreatif yang bernilai ekonomi,” ujar Sarah Azzahra.

Ia menjelaskan, rekomendasi kepemimpinan yang diberikan kepadanya menjadi amanah besar untuk menghidupkan kembali peran organisasi yang sempat tidak aktif.

“GEKRAFS sudah cukup lama nonaktif. Harapannya pada periode 2026–2029 ini organisasi bisa kembali berkiprah dan memberi dampak nyata bagi ekonomi kreatif di Yogyakarta,” kata Sarah.

Menurut dia, Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai kota pelajar sekaligus kota kreatif yang dihuni banyak pelaku industri kreatif.

Karena itu, GEKRAFS berkomitmen membangun ekosistem yang lebih kuat agar mampu melahirkan lebih banyak wirausaha kreatif.

“Kami ingin membangun ekosistem yang lebih baik bagi pelaku industri kreatif di DIY agar mampu menghasilkan pengusaha kreatif yang bisa merepresentasikan Yogyakarta,” ujarnya.

Sarah menambahkan, GEKRAFS DIY juga akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai komunitas kreatif.

“Kami sudah berdiskusi dengan sejumlah dinas terkait. Ke depan, program GEKRAFS akan banyak mengangkat sektor kebudayaan dan pariwisata yang menjadi kekuatan Yogyakarta,” kata dia.

Ia juga menyebut kolaborasi akan melibatkan duta budaya, duta bahasa, hingga komunitas kreatif di berbagai kabupaten di DIY.

Selain itu, GEKRAFS DIY menargetkan generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif.

“Kami ingin menyasar Gen Z dan mahasiswa yang sudah terjun di dunia kreatif. Dengan semangat muda, kami berharap GEKRAFS bisa menghadirkan organisasi yang lebih dinamis dan mampu mendorong perkembangan 17 subsektor ekonomi kreatif di Yogyakarta,” ujar Sarah.

Ia menegaskan, sinergi dengan pemerintah dan pelaku kreatif diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi kreatif daerah.(waw)

Berita Terkait

Ambarrukmo Ulang Tahun ke-20, Bagikan Takjil Spesial 3 Hari
Terbongkar! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita, Ribuan Satwa Dibantai
Dinas Kesehatan Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Pola “Isi Piringku” untuk Cegah Obesitas
‎Profil Muhammad Suryo Bos Rokok HS Viral Bangun Bisnis Besar
Buka Puasa UWM Perkuat Silaturahmi, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Kampus
Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ingatkan Bahaya Minuman Diuretik dan Makanan Tinggi Garam Saat Puasa
DIY Matangkan Pendidikan Khas Kejogjaan, Bentengi Generasi dari Disrupsi Digital
Gerak Cepat Ganjar Bersihkan Embung Tambakboyo Sleman

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:49 WIB

Ambarrukmo Ulang Tahun ke-20, Bagikan Takjil Spesial 3 Hari

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:12 WIB

Terbongkar! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita, Ribuan Satwa Dibantai

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:57 WIB

Dinas Kesehatan Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Pola “Isi Piringku” untuk Cegah Obesitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:40 WIB

‎Profil Muhammad Suryo Bos Rokok HS Viral Bangun Bisnis Besar

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:41 WIB

Buka Puasa UWM Perkuat Silaturahmi, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru