Sahabat MUI dan Pemkot Bekasi Bersinergi Berantas Judi Online serta Tangani Persoalan LGBT

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Rapat Kerja (Raker) Sahabat MUI terserlenggara di Asrama Haji Kota Bekasi menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menyusun program kerja yang terarah dengan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan Kota Bekasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah nyata melalui kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara mengenai berbagai tantangan sosial yang dihadapi Kota Bekasi.

Salah satunya adalah maraknya praktik perjudian, khususnya di wilayah Bekasi Utara, serta persoalan LGBT yang menurut data mencapai sekitar 6.000 orang di wilayah Bekasi Selatan. Ia mengajak Sahabat MUI untuk mengambil peran aktif bersama pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. Sahabat MUI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Bekasi yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan. Menurutnya, lima komponen anak bangsa di Kota Bekasi harus bersinergi menyelesaikan berbagai persoalan secara bertahap melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.

Di bidang pendidikan, Tri mengungkapkan bahwa Kota Bekasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan ruang belajar, di mana satu kelas masih diisi sekitar 40 siswa. Selain itu, kebutuhan tenaga pendidik masih sangat besar, sementara di sisi lain banyak sekolah swasta memiliki tenaga guru yang memadai namun mengalami kekurangan peserta didik. Karena itu, ia menilai diperlukan keseimbangan dan kerja sama antara sekolah negeri dan swasta agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai bersama.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mendorong program pendidikan sepanjang hayat melalui Sekolah Lansia dengan jenjang S1, S2, hingga S3 sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya.

Pada kesempatan tersebut, Tri turut menyampaikan rencana pembangunan 12 sekolah khusus disabilitas di Kota Bekasi. Rencana tersebut telah dibahas bersama DPRD Kota Bekasi dan diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak agar akses pendidikan yang inklusif dapat semakin merata bagi seluruh masyarakat.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Wali Kota Dukung Pembangunan Gereja St. Ignatius, Pastikan Perlindungan Hukum Rumah Ibadah
Penantian Umat Katolik TNI-Polri Terwujud, Pembangunan Gereja Santo Ignatius Jatisari Dimulai
Suporter Bekasi Raya Bersatu: Tolak Tawuran, Narkoba dan Kekerasan
Sambut Tahun Ajaran Baru 2026, Wakil Wali Kota Bekasi Pastikan Sekolah Negeri Siap Berikan Layanan Terbaik
Tri Adhianto Pastikan MPLS Kota Bekasi Berjalan Baik, Utamakan Kenyamanan Peserta Didik Baru
Pemkot Bekasi Dorong Keterlibatan Orang Tua di Hari Pertama Masuk Sekolah
Tri Adhianto: MPLS Harus Jadi Momentum Ciptakan Sekolah Ramah, Aman, dan Menyenangkan
Lapangan Tenis Graha Harapan Diresmikan, Tri Adhianto Dorong Pemanfaatan Fasos Fasum

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Wali Kota Dukung Pembangunan Gereja St. Ignatius, Pastikan Perlindungan Hukum Rumah Ibadah

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:39 WIB

Sahabat MUI dan Pemkot Bekasi Bersinergi Berantas Judi Online serta Tangani Persoalan LGBT

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:00 WIB

Penantian Umat Katolik TNI-Polri Terwujud, Pembangunan Gereja Santo Ignatius Jatisari Dimulai

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:22 WIB

Suporter Bekasi Raya Bersatu: Tolak Tawuran, Narkoba dan Kekerasan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:21 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026, Wakil Wali Kota Bekasi Pastikan Sekolah Negeri Siap Berikan Layanan Terbaik

Berita Terbaru