RS UIN Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Keunggulan Layanan dan Pendidikan Medis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menerima audiensi Direktur RS UIN, Syaifullah, di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Humas Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menerima audiensi Direktur RS UIN, Syaifullah, di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Humas Kemenag)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen mempercepat transformasi RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pusat keunggulan layanan kesehatan sekaligus pendidikan kedokteran. Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Direktur RS UIN, Syaifullah, di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Menag menyoroti pentingnya penguatan peran rumah sakit yang berada di kawasan Pondok Gede dan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia meminta seluruh sisa lahan yang tersedia segera dioptimalkan untuk pembangunan fasilitas penunjang guna meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.

“Sisa kawasan yang masih kosong harus segera dimanfaatkan untuk fasilitas strategis. RS UIN tidak boleh sekadar menjadi tempat berobat, tetapi harus menjadi wajah pelayanan kesehatan Kementerian Agama yang modern dan paripurna,” ujar Nasaruddin. (ihd)

Berita Terkait

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Warning Ancaman Pembunuhan Karakter dan Konflik Sosial Berbasis AI
Penegakan Hukum yang Humanis Cerminkan Tingginya Peradaban Bangsa
Ajang Pameran Lukisan Perkuat Eksistensi Seniman Lokal untuk Terus Berkarya
“Nglaras” Dialog Mesem Adem Ayem, Pendekatan Humanis Menyerap Aspirasi Warga
Taman Safari Indonesia Dorong Kesadaran Konservasi Melalui IAPVC 2026
Sumsel Tawarkan Potensi Batu Bara, Sawit, dan Karet kepada Pengusaha Tiongkok
Banten Dipromosikan Jadi Pusat Industri Strategis pada Forum Bisnis Indonesia–Tiongkok
Kerukunan Sosial dalam Perspektif Kebangsaan dan Nilai Keutamaan Hidup

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:18 WIB

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Warning Ancaman Pembunuhan Karakter dan Konflik Sosial Berbasis AI

Senin, 25 Mei 2026 - 10:21 WIB

Penegakan Hukum yang Humanis Cerminkan Tingginya Peradaban Bangsa

Senin, 25 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ajang Pameran Lukisan Perkuat Eksistensi Seniman Lokal untuk Terus Berkarya

Senin, 25 Mei 2026 - 08:33 WIB

“Nglaras” Dialog Mesem Adem Ayem, Pendekatan Humanis Menyerap Aspirasi Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:34 WIB

Taman Safari Indonesia Dorong Kesadaran Konservasi Melalui IAPVC 2026

Berita Terbaru