‎Romo Acun Ajak Warga Yogyakarta Jaga Persatuan Tolak Provokasi Demi Kedamaian

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Tokoh masyarakat Yogyakarta, Romo Acun, mengajak seluruh warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjaga situasi tetap aman, kondusif, ayem, dan tentrem di tengah dinamika sosial maupun politik yang berkembang.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya maupun provokasi yang beredar melalui media sosial.

“Mari bersama-sama menjaga Yogyakarta tetap damai dan kondusif,” ujarnya.

Menurut Romo Acun, perbedaan pandangan, kritik, maupun aspirasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Ia menilai sikap kritis masyarakat, termasuk mahasiswa, justru menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa.

“Sikap kritis masyarakat dan mahasiswa adalah bukti kecintaan kepada bangsa. Itu merupakan kontribusi pemikiran agar Indonesia semakin baik dan maju,” katanya.

Meski demikian, Romo Acun menegaskan bahwa penyampaian kritik harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hukum, menjaga ketertiban umum, serta menghindari segala bentuk kekerasan.

“Kritik adalah hak setiap warga negara, tetapi harus disampaikan secara damai dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan anarkis hanya akan merugikan masyarakat dan mencederai semangat demokrasi.

Ia juga mengingatkan bahwa Yogyakarta memiliki identitas sebagai Kota Budaya sekaligus Kota Pendidikan yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.

“Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan. Karena itu, setiap aksi penyampaian pendapat hendaknya dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mudah terpancing provokasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah,” ungkap Romo Acun.

Lebih lanjut, Romo Acun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan.

Ia berharap setiap kritik yang disampaikan kepada pemerintah dapat menjadi masukan yang membangun demi kesejahteraan rakyat serta kemajuan Indonesia.

“Perbedaan jangan sampai memecah persaudaraan. Jadikan kritik sebagai energi untuk membangun bangsa,” katanya.

Menutup pernyataannya, Romo Acun mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa agar Yogyakarta senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.

“Mari kita jaga Yogyakarta tetap ayem tentrem, tidak mudah terprovokasi, dan terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan serta kedamaian,” pungkasnya.(WAW)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB