Remaja Tewas Tersambar Argo Merbabu, Warga Berduka Mendalam

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Batang – Tragedi memilukan mengguncang Kedungmiri, Kasepuhan, Batang, Sabtu pagi, ketika tiga remaja perempuan tewas tertemper kereta api saat merekam video.

Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan wilayah Kedungmiri Sebuntu RT 3 RW 3, Kasepuhan, Kabupaten Batang, sekitar pukul 06.45 WIB.

Menurut saksi mata, ketiga korban sebelumnya bersama puluhan remaja lain berada di perlintasan seusai sahur dan menunggu kereta melintas.

“Mereka fokus merekam kereta dari arah barat ke timur,” ujar seorang warga, “namun tak menyadari kereta lain datang berlawanan.”

Sementara itu, dari arah timur melaju cepat KA Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir dan langsung menyambar ketiganya tanpa sempat menghindar.

Akibat benturan keras tersebut, dua korban ditemukan di sekitar lokasi, sedangkan satu korban lainnya terseret hingga sekitar tiga kilometer.

Warga setempat segera berlarian menuju lokasi, lalu melapor kepada petugas, “Kami panik dan langsung hubungi aparat,” kata saksi.

Ketiga korban diketahui bernama Isnah, Dila, dan Gita (15), remaja warga setempat yang masih berusia antara 13 hingga 16 tahun.

Jenazah para korban kemudian dievakuasi dan disemayamkan di kamar jenazah RSUD Kalisari Batang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan kejadian itu menjadi peringatan keras bagi masyarakat sekitar.

“Jalur kereta bukan tempat beraktivitas,” tegasnya, “masyarakat dilarang berada di rel sesuai Pasal 181 ayat 1 UU Perkeretaapian.”

Karena itu, KAI mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, sementara keluarga korban berduka mendalam, “Semoga ini jadi pelajaran,” ucap pelayat.

(waw)

Berita Terkait

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif
Slankers Purwokerto Bersiap Nostalgia, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun
Wakapolri Dorong Akselerasi Pendidikan dan Pelatihan Polri
Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’
Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:44 WIB

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Slankers Purwokerto Bersiap Nostalgia, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Wakapolri Dorong Akselerasi Pendidikan dan Pelatihan Polri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Berita Terbaru

Yogyakarta

HUT KAI ke-81, Beragam Atraksi Siap Serbu Stasiun

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:14 WIB