Rakor Kemendagri Bahas Inflasi dan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki di Seluruh Indonesia

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (8/12/2025).

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir saat memimpin Rakor menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk mengintensifkan pemantauan harga harian dan memastikan kelancaran distribusi barang.

Secara khusus, Sekjen Kemendagri mengimbau daerah agar memberi perhatian pada kenaikan harga sejumlah komoditas seperti bawang merah, cabai rawit dan cabai merah di beberapa daerah.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan inflasi nasional pada november 2025 (y-t-d) berada di angka 2,27 persen.

Secara umum, komoditas yang menyumbang andil terbesar pada inflasi november 2025 (y-t-d) adalah emas perhiasan, cabai merah, beras, sigaret kretek mesin dan daging ayam ras.

Pudji Ismartini secara khusus mengungkapkan data historis bahwa dua bulan terakhir menjelang akhir tahun selalu terjadi inflasi. Adapun beberapa komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasinya yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, cabai merah, emas perhiasan, angkutan udara.

Selain pengendalian inflasi, didalam Rakor juga dibahas terkait inventarisasi kondisi jembatan pejalan kaki di seluruh daerah di Indonesia. Tomsi Tohir meminta seluruh kepala daerah agar segera melakukan pendataan kebutuhan jembatan dan melaporkannya ke Kemendagri.

Inventarisasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI yang menyoroti pentingnya keselamatan warga dan aksesibilitas layanan publik. Fokus utama dari pendataan ini adalah jembatan-jembatan yang menjadi akses utama anak-anak menuju satuan pendidikan (sekolah) dan sarana publik lainnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin pemerataan pembangunan dan keselamatan masyarakat, memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolir atau siswa yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai untuk bersekolah. (nr)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Perluasan Kotabaru Bandar Negara, Pemprov Lampung Ajukan Konsep ke Kementerian Kehutanan
Sebanyak 31 Pejabat Administrator dan Pengawas Resmi Dilantik di Pemprov Lampung
APJI Lampung Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis
DPD APJI Lampung 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program MBG
Tanam Padi Serentak 2026, Pemprov Lampung Targetkan Produksi 3,3 Juta Ton
Ketua TP PKK Lampung: BKOW Wadah Strategis 69 Organisasi Wanita
Asisten Administrasi Umum Tekankan Penguatan Sinergi Pajak Daerah se-Provinsi Lampung
Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Ungkap Tren Positif Inflasi Lampung

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:50 WIB

Perluasan Kotabaru Bandar Negara, Pemprov Lampung Ajukan Konsep ke Kementerian Kehutanan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:14 WIB

Sebanyak 31 Pejabat Administrator dan Pengawas Resmi Dilantik di Pemprov Lampung

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:55 WIB

APJI Lampung Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:23 WIB

DPD APJI Lampung 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program MBG

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:28 WIB

Tanam Padi Serentak 2026, Pemprov Lampung Targetkan Produksi 3,3 Juta Ton

Berita Terbaru

Jogja

‎SMP MBS Al Badar Hadir, Pesantren Tanpa Mondok

Jumat, 23 Jan 2026 - 08:57 WIB