Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo Diapresiasi Guru Besar UNM

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Harris Arthur Hedar, SH, MH memberi apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang konkret mewujudkan pendirian sekolah rakyat di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Wakil Rektor Universitas Jayabaya Jakarta itu, program tersebut dirancang untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem dan putus sekolah dengan pendekatan yang holistik. Karena dampak yang dihasilkan bukan saja untuk siswa, tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Pendekatan yang holistik itu memiliki tujuan inti, yaitu memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui pendidikan. Karena keluarga miskin dengan anak putus sekolah, sangat mungkin akan menghasilkan generasi miskin berikutnya. Disinilah nilai strategis dari program ini,” tukasnya, Rabu (27/8/2025).

Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini menilai, pendidikan model asrama untuk anak-anak miskin dan putus sekolah bukan hanya menjamin akses pendidikan, tetapi juga peningkatan taraf hidup anak-anak, melalui fasilitas akomodasi dan nutrisi yang layak.

“Tentu terjadi peningkatan kualitas hidup, karena selain pendidikan akademik, sekolah dengan model asrama selain menjamin akomodasi dan nutrisi, juga membina karakter, sehingga outputnya adalah individu yang lebih sehat, terampil, dan berdaya saing,” tandasnya.

Oleh karena itu ia berharap, bangsa ini memandang dengan jernih dan obyektif, bahwa apa yang dicanangkan dan diwujudkan Presiden Prabowo bermuara kepada satu tujuan, yaitu membangun ketahanan nasional. Dan itu modal utama untuk Indonesia bangkit.

“Salah satu ketahanan nasional kan kualitas sumber daya manusia. Ini yang dicapai melalui pendirian sekolah rakyat dan program makan bergizi gratis bagi siswa dan ibu hamil. Selain ketahanan energi dan pangan serta pertanahan keamanan yang menjadi concern presiden,” urai Wakil Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI).

Dirinya yakin, jika program ini terus berjalan dan berkembang sampai ke Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), maka peta jalan Indonesia maju semakin optimis akan dapat dicapai. (*)

Berita Terkait

Bupati Aceh Selatan Disanksi Tiga Bulan: Mendagri Tegakkan Aturan Perjalanan Luar Negeri
DWP Kemendagri Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Kualitas Keluarga Indonesia
Penasihat DWP: Pendidikan Karakter Anak Lebih Menentukan di Era Tantangan Global
KONI dan KOI Bersama Selesaikan Dualisme Kepengurusan Sepak Takraw, ISTAF Beri Apresiasi
Pengesahan Revisi KUHAP Dipertanyakan Aktivis: Kasus HAM Lama Diminta Segera Dituntaskan
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dinilai Berhasil Dorong Produktivitas Perusahaan di Lampung
Dorong Kolaborasi, Wamendagri Bima Ajak Pemda Manfaatkan Aset Prospektif untuk Fasilitas Olahraga
PKHI Buka Donasi dan Layanan Hipnoterapi Gratis untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:55 WIB

Bupati Aceh Selatan Disanksi Tiga Bulan: Mendagri Tegakkan Aturan Perjalanan Luar Negeri

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:42 WIB

DWP Kemendagri Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Kualitas Keluarga Indonesia

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:06 WIB

Penasihat DWP: Pendidikan Karakter Anak Lebih Menentukan di Era Tantangan Global

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:30 WIB

KONI dan KOI Bersama Selesaikan Dualisme Kepengurusan Sepak Takraw, ISTAF Beri Apresiasi

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:14 WIB

Pengesahan Revisi KUHAP Dipertanyakan Aktivis: Kasus HAM Lama Diminta Segera Dituntaskan

Berita Terbaru