JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menghadiri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar pada Senin (30/3/2026) pukul 09.15 WIB di kawasan Embung Giwangan. Dalam kegiatan tersebut, Hasto menekankan pentingnya peran petugas pengawas pemilah sampah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Dalam sambutannya, Hasto menyoroti sosok petugas bernama Jumilah yang bertugas sebagai Pengawas Pemilah Sampah. Menurutnya, secara kasat mata tugas tersebut terlihat seperti mengelola sampah, namun pada kenyataannya yang diubah adalah perilaku masyarakat dalam memperlakukan sampah.
“Di depan mata seolah-olah yang diperhatikan adalah sampah, tetapi di balik itu ada peran besar Bapak-Ibu semua dalam mengubah perilaku warga masyarakat,” ujar Hasto di hadapan para peserta kegiatan.
Ia menambahkan, keberhasilan para pengawas pemilah sampah diukur dari sejauh mana mereka mampu mengedukasi dan mendorong masyarakat agar lebih disiplin dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Karena itu, Hasto mengajak para petugas untuk tidak lelah memberikan edukasi kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga kembali mengingatkan program edukasi pengelolaan sampah yang dikenal dengan lima langkah “Mas Jos”. Program ini menjadi panduan sederhana bagi masyarakat dalam mengurangi sampah dari sumbernya, yakni : Memilah sampah sesuai jenisnya. Membawa sampah anorganik ke bank sampah. Mengolah sampah organik. Menghabiskan makanan agar tidak terbuang. Menggunakan wadah berulang (pakai ulang).
Menurut Hasto, pendekatan edukatif seperti program “Mas Jos” menjadi “kendaraan komunikasi” antara petugas lapangan dan masyarakat agar perubahan perilaku dapat terjadi secara bertahap namun berkelanjutan.
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Embung Giwangan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, petugas kebersihan, serta relawan lingkungan yang selama ini terlibat dalam program pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. Pemerintah kota berharap momentum ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. (Aga)






