Petugas SAR Selamatkan Bocah Temanggung Terseret Rip Current Parangtritis

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – “Kami langsung bergerak cepat begitu melihat korban terseret arus,” tegas Fendi Laksana, anggota SAR Pantai Parangtritis, Minggu (28/9/2025).

‎Seorang anak berusia 12 tahun asal Temanggung, Renita Roviulizah, nyaris menjadi korban arus rip current ketika asyik bermain air.

‎Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB itu sontak membuat wisatawan yang memadati pantai panik dan berteriak minta tolong.

‎Menurut Iptu Rita Hidayanto, PS Kasi Humas Polres Bantul, petugas sebelumnya telah memperingatkan wisatawan agar tidak mendekat ke area rawan.

‎“Korban sempat diingatkan, tetapi ombak besar datang mendadak dan menyeretnya ke tengah laut,” ungkapnya.

‎Fendi yang melihat tubuh Renita semakin menjauh langsung terjun ke laut, dibantu M. Imam Hutomo dari Ditpolairud Polda DIY.

‎“Gelombang cukup kuat, proses penyelamatan sangat menantang,” tambah Fendi.

‎Suasana di tepi pantai pun sempat mencekam. “Kami semua tegang melihat proses evakuasi,” ujar Rini, salah satu pengunjung.

‎Ketegangan mencair ketika Fendi berhasil meraih tangan Renita yang mulai lemas dan menariknya ke daratan.

‎“Syukur alhamdulillah, ia bisa diselamatkan dan kondisinya stabil,” kata Fendi sambil memastikan korban segera mendapat pertolongan pertama.

‎Setelah evakuasi, Tim SAR mendata identitas korban dan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap arus balik laut selatan.

‎“Kami selalu mengimbau wisatawan agar tidak bermain air terlalu jauh dari bibir pantai. Ombak selatan sangat berbahaya dan rip current sering muncul tanpa tanda,” jelas Iptu Rita.

‎Petugas kembali mengingatkan, langkah pencegahan dan kepatuhan pada rambu peringatan menjadi kunci keselamatan wisata di Pantai Parangtritis.(*)

Berita Terkait

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Berita Terbaru

OPINI

Dari TPA Sampah ke Bank Pakan: Jawaban Krisis Pakan Ternak

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:57 WIB