Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tumbuh 5,04 Persen, Lampung Raih Inflasi Terendah di Indonesia

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan hasil perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir, Senin (11/11/2025).
‎
‎Amalia menjelaskan, hingga Oktober 2025, inflasi Indonesia masih terkendali dalam kisaran target nasional 2,5 ± 1 persen. Berdasarkan data BPS, tercatat 37 provinsi di Indonesia mengalami inflasi, sedangkan 1 provinsi, yaitu Papua, mengalami deflasi sebesar -0,92 persen.
‎
‎ Dari 37 provinsi yang mengalami inflasi, Lampung menjadi provinsi dengan inflasi terendah secara nasional yaitu sebesar 0,30 persen.
‎
‎Beberapa provinsi yang mencatat inflasi di atas batas atas target nasional (>3,5 persen) antara lain Sumatera Barat sebesar 3,87 persen, Riau 3,85 persen, Sulawesi Tengah 3,60 persen, dan Aceh 3,58 persen. Sementara itu, inflasi di beberapa daerah lainnya masih berada dalam kisaran yang terkendali.
‎
‎Kepala BPS RI menyebut capaian Lampung menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas pangan utama. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dinilai berjalan efektif melalui langkah penguatan pasokan, kelancaran distribusi, dan operasi pasar rutin di berbagai wilayah.
‎
‎Selain menyampaikan data inflasi, Amalia juga memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III tahun 2025 yang mencapai 5,04 persen (year-on-year). Angka tersebut menunjukkan perekonomian nasional masih tumbuh stabil di tengah dinamika ekonomi global.
‎
‎Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di Maluku Utara sebesar 39,10 persen, diikuti Sulawesi Tengah 7,79 persen, dan Kepulauan Riau 7,48 persen. Sementara dua provinsi mengalami kontraksi, yaitu Papua Tengah sebesar -16,11 persen dan Papua Barat -0,13 persen.
‎
‎Dalam rapat tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan pentingnya peran Kepala Daerah dalam menjaga inflasi tetap terkendali di wilayah masing-masing. Menurutnya, koordinasi antara Pemerintah Daerah dan Pusat harus terus diperkuat agar kebijakan pengendalian inflasi dapat berjalan konsisten di seluruh daerah. (nr)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Tembus Pasar Tiongkok, Pemprov Lampung Siapkan Komoditas Unggulan Desa Berdaya Saing Global
Tak Lupa Akar Budaya! Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Utamakan Bahasa Indonesia dan Rawat Bahasa Daerah
Gubernur Mirza Dorong FKI SBS Lahirkan Inovasi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi
Tak Cuma Singgah! Gubernur Lampung Ingin Tahura WAR Bikin Wisatawan Betah Berlibur Lebih Lama
Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026
Bangkitkan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga, TP PKK Lampung Gagas Desa TAPIS di Serdang
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Gubernur Lampung Fokus Bangun Kekuatan dari Perdesaan
Jaga Aset Lingkungan, Wagub Jihan Ajak Semua Pihak Kelola Hutan Lampung Secara Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Tembus Pasar Tiongkok, Pemprov Lampung Siapkan Komoditas Unggulan Desa Berdaya Saing Global

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Tak Lupa Akar Budaya! Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Utamakan Bahasa Indonesia dan Rawat Bahasa Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Gubernur Mirza Dorong FKI SBS Lahirkan Inovasi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Tak Cuma Singgah! Gubernur Lampung Ingin Tahura WAR Bikin Wisatawan Betah Berlibur Lebih Lama

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026

Berita Terbaru