Perpustakaan Kota Jogja Perkuat Layanan Cetak dan Digital, Koleksi Tembus 35.000 Judul 

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perpustakaan Kota Jogja mencatat angka kunjungan 6.000 orang per bulan, sebagianbesar meminjam atau membaca langsung koleksi fisik. (Joke)

Perpustakaan Kota Jogja mencatat angka kunjungan 6.000 orang per bulan, sebagianbesar meminjam atau membaca langsung koleksi fisik. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Jogja terus memperluas akses literasi masyarakat. Upaya itu dilakukan dengan menambah koleksi buku cetak sekaligus mengembangkan bacaan digital yang dapat diakses melalui aplikasi maupun spot baca berbasis kode batang (barcode).

Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Gemar Membaca DPK Kota Jogja, Nunun Zulaikha, menyebutkan koleksi buku Perpustakaan Kota Jogja kini mencapai sekitar 35.000 judul. Penambahan koleksi dilakukan secara rutin, baik melalui anggaran daerah maupun bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional.

Selain buku cetak, layanan digital juga berkembang melalui e-Library YK. Warga dapat mengakses bacaan cukup dengan memindai barcode di sejumlah spot baca. “Cukup scan barcode, masyarakat bisa membaca dengan radius 1–2 kilometer,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Meski fasilitas digital kian diperluas, minat masyarakat terhadap buku cetak tetap tinggi. Tercatat, kunjungan ke Perpustakaan Kota Jogja mencapai sekitar 6.000 orang per bulan, sebagian besar meminjam atau membaca langsung koleksi fisik. “Banyak yang masih ingin berinteraksi dengan pustakawan. Ada juga yang datang untuk penelusuran informasi berbasis internet,” katanya.

Terkait layanan peminjaman, DPK Jogja masih menerapkan sistem dengan jaminan kartu identitas. Peminjaman dapat diperpanjang satu kali agar lebih banyak pemustaka mendapat kesempatan membaca buku yang sama. “Buku adalah aset, jadi kami menjaga agar tetap aman,” kata Nunun.

DPK Jogja berharap kombinasi layanan cetak dan digital ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta menumbuhkan budaya gemar membaca di Kota Pelajar. (ihd)

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Arahan Presiden Bergerak Cepat dan Bergerak Bersama Terwujud di Aceh Tamiang
Wamendagri Ribka Haluk Luruskan Opini Publik soal Arahan Presiden Terkait Sawit di Papua
Menikmati Puisi Kritis ” TETAPLAH BODOH”, Karya Fathul Wahid
Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Lampung Terima Arahan Gubernur di Kantor Gubernur
Gerakan Mas JOS Menguat, 37.000 Keluarga di Jogja Aktif Olah Sampah
RSCM Ditetapkan Jadi Rumah Sakit Penyangga Nasional Terapi Sel Punca
Sampah dan Parkir Liar Meningkat, Malioboro Full Pedestrian Hadapi Banyak PR
Jogja Masuk Tiga Terbaik ACFFEST 2025: Kreativitas Kampanye Antikorupsi Diakui KPK

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:22 WIB

Wamendagri Bima Arya Arahan Presiden Bergerak Cepat dan Bergerak Bersama Terwujud di Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 20:24 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Luruskan Opini Publik soal Arahan Presiden Terkait Sawit di Papua

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:48 WIB

Menikmati Puisi Kritis ” TETAPLAH BODOH”, Karya Fathul Wahid

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:36 WIB

Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Lampung Terima Arahan Gubernur di Kantor Gubernur

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:10 WIB

Gerakan Mas JOS Menguat, 37.000 Keluarga di Jogja Aktif Olah Sampah

Berita Terbaru