Perluasan Kotabaru Bandar Negara, Pemprov Lampung Ajukan Konsep ke Kementerian Kehutanan

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung berencana memperluas kawasan Kotabaru seluas 4.000 hektare dengan mengajukan konsep pengembangan ke Kementerian Kehutanan agar prosesnya berjalan sesuai regulasi.

Hal itu terungkap dalam Rapat Pembahasan Perluasan Kota Baru di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (21/1/2026). Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Mulyadi mengatakan kawasan Kotabaru memiliki luas 1.308 hektare yang difokuskan sebagai pusat pemerintahan baru Provinsi Lampung dan instansi vertikal.

Namun, seiring dinamika dan kebutuhan pembangunan, diperlukan perluasan lahan sekitar 4.000 hektare.

Mulyadi mengungkapkan, rencana perluasan lahan tersebut berada di wilayah kawasan hutan. Meski demikian, secara regulasi pemanfaatannya dimungkinkan tanpa harus melalui proses pelepasan kawasan dari Kementerian Kehutanan.

“Untuk itu, kita akan segera menyampaikan draft rencana block plan perluasan kepada Kementerian Kehutanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan audiensi dengan Menteri Kehutanan untuk membahas rencana tersebut secara komprehensif. Langkah ini dilakukan agar proses perluasan berjalan sesuai ketentuan dan mendapat dukungan pemerintah pusat.

Menurut Mulyadi, perluasan Kotabaru Bandar Negara membuka peluang besar bagi pemanfaatan kawasan sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi baru di Lampung.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat, termasuk program ketahanan pangan. Pengembangan Kotabaru Bandar Negara dinilai sejalan dengan upaya memperkuat sektor-sektor prioritas nasional.

“Pemerintah Provinsi Lampung siap ambil bagian dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. KBN diharapkan menjadi salah satu kontributor utama dalam mencapai target tersebut,” katanya.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Ketua TP PKK Lampung Apresiasi Safari Dakwah dan Gerakan Wakaf Al-Qur’an di Masjid Al Bakrie
Instruksi Gubernur Nomor 8 Tahun 2026, Pemprov Lampung Wajibkan Korve Setiap Jumat
Lampung Bidik Ekspor, Pariwisata, dan Penempatan Tenaga Kerja Melalui Kerja Sama dengan Malaysia
Rute Lampung–Kuala Lumpur Resmi Dibuka, Potensi Penghematan Pekerja Migran Capai Rp16 Miliar per Tahun
Lampung Miniatur Indonesia, Gubernur Ajak Semua Elemen Jaga Keutuhan NKRI
Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Lampung Manfaatkan Peluang Kerja Sektor Konstruksi di Jepang
Rapat Bersama KPK, Lampung Bahas Program Prioritas dan Penguatan Pelayanan Publik
Masjid Raya Al Bakrie Jadi Pusat Kegiatan Nasional “Doa untuk Negeri” di Lampung

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:13 WIB

Ketua TP PKK Lampung Apresiasi Safari Dakwah dan Gerakan Wakaf Al-Qur’an di Masjid Al Bakrie

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:42 WIB

Lampung Bidik Ekspor, Pariwisata, dan Penempatan Tenaga Kerja Melalui Kerja Sama dengan Malaysia

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:27 WIB

Rute Lampung–Kuala Lumpur Resmi Dibuka, Potensi Penghematan Pekerja Migran Capai Rp16 Miliar per Tahun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:17 WIB

Lampung Miniatur Indonesia, Gubernur Ajak Semua Elemen Jaga Keutuhan NKRI

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:18 WIB

Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Lampung Manfaatkan Peluang Kerja Sektor Konstruksi di Jepang

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB