Tri Adhianto Dorong Penguatan Turap Kali Rawalumbu, Penanganan Banjir Harus Terintegrasi

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan turap Daerah Aliran Sungai (DAS) Rawalumbu yang berada di kawasan Perumahan Bumi Bekasi Baru, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu. Pembangunan turap ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian banjir di wilayah Rawalumbu.

Turap tersebut berada di kawasan yang menjadi perhatian karena aliran Kali Rawalumbu melintasi sejumlah wilayah permukiman, termasuk tiga RW di Kelurahan Pengasinan dan tiga RW di Kelurahan Sepanjang Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa penanganan Kali Rawalumbu perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada satu titik. Ia meminta agar pembangunan dan penguatan turap dapat dilanjutkan hingga kawasan Jembatan Carita.

“Jembatan dari titik pertama sampai Carita sudah sangat bagus. Tetapi saya minta jangan berhenti di sini, harus kita lanjutkan sampai Jembatan Carita. Karena ketika Jembatan 0 dibangun, justru kita melihat air meluap. Artinya, penanganannya harus kita lihat secara utuh dari hulu sampai hilir,” ujar Tri.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir harus dibarengi dengan perencanaan yang matang serta pemeliharaan secara berkelanjutan. Infrastruktur yang telah selesai dibangun tidak boleh hanya diperhatikan pada saat peresmian, tetapi harus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Tri juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan kondisi fiskal yang harus disesuaikan, Pemerintah Kota Bekasi melakukan berbagai penghematan agar anggaran tetap dapat diarahkan kepada kebutuhan masyarakat.

“Efisiensi kita hampir Rp500 miliar. Biasanya sekitar Rp7 triliun, sekarang menjadi sekitar Rp6,5 triliun. Ada beberapa yang kita kurangi, seperti snack dan kopi, termasuk pelaksanaan upacara yang tidak lagi menggunakan tenda. Pemerintah harus mengalah, karena uang yang berasal dari masyarakat harus kita kembalikan lagi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, program pembangunan di tingkat kewilayahan, termasuk dukungan anggaran Rp100 juta, harus memiliki perencanaan yang jelas. Setiap wilayah perlu menentukan kebutuhan dan prioritas agar anggaran yang tersedia benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

“Rp100 juta itu harus punya perencanaan. Mana yang menjadi prioritas di wilayah, itu yang harus kita kerjakan. Jangan sampai semua ingin dikerjakan tetapi tidak ada yang optimal,” katanya.

Selain pembangunan fisik, Tri juga meminta jajaran kewilayahan untuk memastikan pemeliharaan setelah pembangunan selesai. Turap, taman, saluran air, hingga fasilitas lingkungan lainnya harus dirawat secara bersama-sama.

“Persoalan kita klasik. Jangan sampai setelah dibangun kemudian kita tidak peduli ke depannya. Jangan karena baru dibuat, perhatiannya hanya di awal. Setelah itu harus ada pemeliharaan,” tegas Tri.

Ia menyebut, semangat tersebut sejalan dengan berbagai program berbasis kewilayahan yang mendorong masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan di lingkungannya.

Melalui program Lingkar Keren, setiap kecamatan dan RW di Kota Bekasi dapat mengidentifikasi persoalan yang ada di wilayah masing-masing dan menyusun solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Lingkar Keren ini harus menjadi upaya untuk menjawab persoalan di masing-masing wilayah. Semua kecamatan dan RW bisa memanfaatkan program ini, sehingga apa yang menjadi masalah di lingkungan bisa kita carikan jawabannya bersama,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026
Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar
Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
Hadiri Kajian Warga, Wawali Harris Bobihoe Serukan Penguatan Keluarga Bahagia dan Sejahtera
Wawali Harris Bobihoe: Antusias Warga di Fun Run Bukti Semangat Hidup Sehat
Pasar Vida Jadi Role Model, Bekasi Siapkan Langkah Perluasan Pasar Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Berita Terbaru