Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Sri Sultan Tekankan Integritas dan Pelayanan Kalurahan

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Bersama Kalurahan dan Gelar Potensi Kalurahan di kawasan wisata Tebing Breksi, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Kamis (15/1/2026). (Humas Pemda DIY)

Apel Bersama Kalurahan dan Gelar Potensi Kalurahan di kawasan wisata Tebing Breksi, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Kamis (15/1/2026). (Humas Pemda DIY)

JOGJAOKE.COM, Sleman — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperingati Hari Desa Nasional 2026 dengan menggelar Apel Bersama Kalurahan dan Gelar Potensi Kalurahan di kawasan wisata Tebing Breksi, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang dipimpin Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X itu menjadi ajang refleksi peran kalurahan sebagai fondasi kehidupan bernegara.

Mengusung tema Jogja Harmoni “Kalurahan Melayani, Mukti Membumi”, peringatan ini diisi dua agenda utama. Apel Bersama Kalurahan diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri atas lurah, pamong kalurahan, Badan Musyawarah Kalurahan (BPKal), serta perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) se-DIY. Sementara Gelar Potensi Kalurahan menghadirkan 40 stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kalurahan di Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

Dalam amanatnya, Sri Sultan menegaskan Hari Desa Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali posisi kalurahan tidak sekadar sebagai entitas administratif, melainkan penjaga nilai budaya, etika sosial, dan integritas yang diwariskan lintas generasi. Menurut dia, kewenangan kalurahan merupakan amanah yang harus dijalankan secara bertanggung jawab melalui pelayanan publik yang adil dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap kewenangan yang dimiliki kalurahan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kalurahan wajib menghadirkan pelayanan publik yang nyata, adil, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan juga menyoroti pentingnya integritas aparatur kalurahan dalam menjaga keberlanjutan tata kelola pemerintahan desa. Tanpa integritas, kewenangan justru berpotensi melahirkan persoalan baru. Karena itu, ia menekankan kepemimpinan yang berlandaskan kerendahan hati, konsistensi pelayanan, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Kerendahan hati dalam kepemimpinan dan konsistensi dalam pelayanan publik harus dikedepankan,” katanya.

Sejumlah perwakilan kalurahan turut hadir, termasuk Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji bersama jajaran pamong dan perwakilan BPKal serta LPMKal. Ia menilai peringatan ini sebagai ruang refleksi sekaligus penguat semangat kolaborasi antarkalurahan.

“Momentum ini penting untuk evaluasi dan memperkuat kontribusi bagi kemajuan kalurahan. Nilai budaya dan tradisi harus terus dijaga agar potensi kalurahan dapat berkembang dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Apel Bersama Kalurahan di Tebing Breksi menjadi bagian dari agenda nasional sekaligus penegasan komitmen pamong kalurahan di DIY untuk menjaga kepercayaan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta mengembangkan pelayanan yang berpihak pada masyarakat. (ihd)

Berita Terkait

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal
Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat
ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen
Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
Harga Sembako di Gunungkidul Naik Bertahap, TPID DIY Pastikan Stok Aman
Pemda DIY Perkuat Sinergi dengan Komisi V DPR RI, Dorong Infrastruktur Berdampak Nyata
Manunggal Raharja Disiapkan Jadi Pusat Integrasi Data Kemiskinan DIY, Target Tuntas 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:42 WIB

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal

Rabu, 1 April 2026 - 19:22 WIB

Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:20 WIB

ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Berita Terbaru