Penguatan Kebijakan PAUD di Tingkat Provinsi: Inisiatif Bunda PAUD Banten dalam Pengembangan Layanan Pendidikan Usia Dini

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – Bunda PAUD Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menegaskan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menurutnya, PAUD menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kasih sayang, dan kemandirian.

Hal itu disampaikan Tinawati usai meresmikan PAUD Al-Ikhlas di Kampung Cibuah Tapen, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Selasa (30/9/2025).

“Ini merupakan pendidikan dasar. Di PAUD juga diajarkan akhlak, sopan santun, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

“Dengan berdirinya PAUD Al-Ikhlas ini, kita wujudkan kepedulian bersama terhadap masa depan generasi bangsa,” sambungnya.

Tinawati juga mendorong para ibu untuk mengajak anak-anaknya masuk ke PAUD.
“Ini penting, karena bukan hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga untuk pendidikan dasar, bermain sekaligus mengasah keterampilan sosial anak-anak,” katanya.

Pada kesempatan itu, Tinawati berpesan kepada guru dan anak-anak PAUD untuk terus bersemangat mengembangkan diri agar tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

“Anak-anak ibarat kertas putih. Apa yang ditulis di atasnya akan membekas. Maka tugas kita bersama adalah menuliskan hal-hal baik yang penuh cinta, iman, dan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Al-Ikhlas, Iin Cahyanti, berharap peresmian bangunan tersebut dapat memotivasi guru dan anak-anak dalam kegiatan belajar.

“Harapan saya ke depan, kegiatan PAUD bisa lebih aktif dan lebih semangat lagi,” ujarnya.

“Tadi juga ada pesan dari Bunda PAUD, bahwa kita harus tetap semangat. Yang penting tujuan kita adalah maju dan berkembang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga meninjau langsung proses belajar mengajar di PAUD Al-Ikhlas dan bermain bersama sejumlah anak.(NR)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB