Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah Dinilai Krusial Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa kelembagaan ekosistem inovasi di tingkat daerah merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap) dan menjadi negara maju pada 2045. Hal ini disampaikan Bima dalam acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 terkait Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah untuk Mendorong Daya Saing yang Berkelanjutan dan Inklusif di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Bima mengatakan bahwa inovasi yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen sekaligus mengoptimalkan bonus demografi. Ia optimistis, meskipun masih banyak daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas, penguatan ekosistem inovasi dapat membuka ruang-ruang pertumbuhan baru dan mendorong kemajuan daerah.

“Tugas kita sekalian adalah membangun ekosistem inovasi. Kepala daerah berganti, bupati pensiun, gubernur selesai, tapi inovasi sudah menjadi bagian dari kelembagaan atau terbangunnya ekosistem inovasi. Bicara ekosistem inovasi di situ ada riset, di situ ada regulasi, di situ ada pelembagaan, di situ ada aktor-aktor dan di situ ada pendanaan,” katanya.

Bima menyayangkan apabila inovasi hanya dijalankan demi meraih penghargaan tanpa memperhatikan kesinambungan program. Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk melampaui pola kolaborasi biasa dan beralih ke pendekatan co-creation, di mana seluruh pemangku kepentingan terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Ia lantas mendorong pembentukan “Rumah Inovasi Daerah” sebagai ruang bagi kampus, komunitas, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), serta dinas terkait untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.

“Inovasi bukan gimmick. Inovasi adalah fokus pada solusi. Inovasi harus ada nilai tambah. Inovasi harus terintegrasi pada sistem, bukan tempelan saja. Inovasi memberikan manfaat,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Bima mengusulkan sejumlah terobosan yang dapat diimplementasikan para pihak. Upaya tersebut antara lain membangun blended finance untuk mendanai riset daerah, jalur fast track adopsi teknologi, hingga menjadikan inovasi sebagai indikator kinerja utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap BRIDA dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dapat berperan aktif sebagai driving force dalam memperkuat ekosistem riset di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Inovasi yang melembaga merupakan mesin pertumbuhan yang tidak boleh padam meskipun kepemimpinan berganti. Bima mengingatkan para kepala daerah agar menjadikan berbagai indeks, termasuk IDSD, sebagai stimulan kebijakan yang nyata, bukan sekadar beban administratif.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Kasatgas PRR: Pemulihan Pascabencana Harus Hadirkan Harapan bagi Penyintas
Menteri Ekraf Siapkan Tiga Program Strategis 2027 untuk Transformasi Ekonomi
Kolaborasi Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Percepat Pengembangan Talenta Kreatif Berbasis AI
Beri Pengarahan di Kantah Samarinda, Wamen Ossy Tekankan Peran Strategis ATR/BPN
Pemerintah Permudah Akses Hunian, Syarat Domisili dalam Program Rumah Ditinjau Ulang
Bedah Rumah Jadi Prioritas, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Alokasi APBD
Satgas PRR Siaga, Langkah Antisipasi Bencana Susulan Terus Diperkuat
Nobar Piala Dunia Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kasatgas PRR: Pemulihan Pascabencana Harus Hadirkan Harapan bagi Penyintas

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:07 WIB

Menteri Ekraf Siapkan Tiga Program Strategis 2027 untuk Transformasi Ekonomi

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:37 WIB

Kolaborasi Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Percepat Pengembangan Talenta Kreatif Berbasis AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:41 WIB

Beri Pengarahan di Kantah Samarinda, Wamen Ossy Tekankan Peran Strategis ATR/BPN

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:35 WIB

Pemerintah Permudah Akses Hunian, Syarat Domisili dalam Program Rumah Ditinjau Ulang

Berita Terbaru