‎Forum Anak Depok Gencarkan Tunda Nikah Demi Generasi Emas

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Pemerintah Kapanewon Depok terus memperkuat perlindungan dan pemberdayaan anak melalui Pembinaan Forum Anak Kapanewon Depok yang digelar di Gedung Sasana Anglocitatama, Kabupaten Sleman, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan bertema “Masa Depan Cerah: Tunda Nikah, Cegah Stunting” ini diikuti 25 peserta dari unsur Forum Anak dan berbagai pemangku kepentingan.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, serta pencegahan stunting melalui pendewasaan usia perkawinan.

Materi yang disampaikan mengusung tema “Gapai Bintang, Bukan Beban: Cegah Nikah Dini, Cegah Stunting, Wujudkan Masa Depan Gemilang”.

Mewakili Panewu Depok, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Fransiskus Suhyadi, SH, M.IP, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi anak dan remaja.

“Anak-anak memiliki hak untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Jangan sampai pernikahan usia dini menghambat pendidikan dan masa depan mereka.

‎”Dengan bekal pendidikan yang baik, mereka akan memiliki peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan mampu membangun keluarga yang lebih sejahtera,” tegas Suhyadi.

Menurutnya, pernikahan pada usia yang belum matang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan.

“Ketidaksiapan finansial, ketidakmatangan emosional, hingga meningkatnya risiko stunting pada anak harus menjadi perhatian bersama.

Forum Anak harus menjadi wadah yang mendorong kegiatan positif, membentuk karakter, serta mengajak remaja memilih lingkungan pergaulan yang sehat sehingga mampu menjadi generasi pelopor perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi, Psikolog Puspaga Kesengsem DP3AP2KB Sleman, Titi Pratiwi Widiyaningsih, S.Psi., menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi.

“Kesiapan calon orang tua dari sisi kesehatan reproduksi, pendidikan, psikologis, dan ekonomi juga sangat menentukan.

‎”Menikah pada usia terlalu muda dapat meningkatkan risiko putus sekolah, gangguan kesehatan ibu dan bayi, hingga dampak sosial dan psikologis yang berkepanjangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Remaja perlu didorong untuk menggapai impian dan mempersiapkan masa depan terlebih dahulu.

Menunda pernikahan bukan berarti menunda kebahagiaan, tetapi bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, pasangan, dan anak yang kelak dilahirkan.”

Melalui pembinaan ini, Forum Anak Kapanewon Depok diharapkan semakin kuat menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak.

Pemerintah berharap lahir generasi muda yang sadar akan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan perencanaan hidup yang matang sehingga mampu mendukung percepatan penurunan stunting serta mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(ADY)

Berita Terkait

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Jogja

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Rabu, 22 Jul 2026 - 08:14 WIB