Pendidikan Antikorupsi untuk PAUD hingga SMA Resmi Diluncurkan di Jakarta

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah yang digelar pada Senin, (11/5/26) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dalam memperkuat pendidikan karakter antikorupsi sejak usia dini.

Peluncuran panduan ini bertujuan untuk memberikan arah pembelajaran yang terintegrasi dalam dunia pendidikan agar nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas dapat tertanam sejak awal kepada para peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi menjadi langkah penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki moral yang kuat.

“Pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini, karena membangun karakter jujur dan bertanggung jawab tidak bisa dilakukan secara instan. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berintegritas,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga ini menjadi langkah positif untuk memperkuat sistem pendidikan karakter di Indonesia, termasuk di Kota Bekasi.

“Kami mendukung penuh implementasi pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah. Harapannya, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan etika yang kuat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kepala daerah, unsur pendidikan, serta perwakilan lembaga pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah Kota Bekasi berharap materi pendidikan antikorupsi ini dapat diterapkan secara efektif di lingkungan sekolah sehingga mampu membentuk budaya jujur dan bertanggung jawab di tengah masyarakat sejak usia dini.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Kepemimpinan Kolaboratif Dan Interagency Governance
Sony Sonjaya Klaim Hanya Jalankan Perintah, Ajukan Status Justice Collaborator
DPR: RUU Polri Harus Jawab Soal Polisi Aktif Terlibat Ormas
Wagub Cik Ujang Sebut Konektivitas Tol dan Pelabuhan Kunci Daya Saing Daerah
Perkuat Daya Saing, Pemkot dan BKSAP DPR RI Susun Strategi Ekspor UMKM
Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan
Plh Wali Kota Harris Bobihoe Terima DPRD Banjarbaru, Dorong Inovasi Peningkatan PAD
Silmy Karim Nikmati Uang Pemerasan Ratusan Miliar sejak Jabat Dirjen Imigrasi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:39 WIB

Kepemimpinan Kolaboratif Dan Interagency Governance

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:34 WIB

Sony Sonjaya Klaim Hanya Jalankan Perintah, Ajukan Status Justice Collaborator

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:31 WIB

DPR: RUU Polri Harus Jawab Soal Polisi Aktif Terlibat Ormas

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Wagub Cik Ujang Sebut Konektivitas Tol dan Pelabuhan Kunci Daya Saing Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Perkuat Daya Saing, Pemkot dan BKSAP DPR RI Susun Strategi Ekspor UMKM

Berita Terbaru