Pemprov Sumsel Siapkan Langkah Cepat Tangani 30 Titik Genangan di Palembang

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengambil langkah konkret dalam penanganan banjir di Kota Palembang dengan menginstruksikan pembentukan Satgas, pemantauan berbasis CCTV, serta perbaikan infrastruktur drainase yang terdampak proyek LRT.

Instruksi tersebut disampaikan saat Herman Deru memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan genangan dan banjir di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (4/5/2026), didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang.

Dalam rakor yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, dan Pemerintah Kota Palembang itu, Herman Deru menekankan perlunya keterbukaan dan sinergi lintas sektor.

“Belakangan ini banjir semakin meluas dan infrastruktur kurang memadai. Hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas juga belum terpenuhi,” katanya.

Ia menilai masyarakat masih bingung terkait pembagian kewenangan antara pengembang dan pemerintah.

“Masyarakat belum bisa membedakan mana kewajiban developer dan mana kewajiban pemerintah. Hasil rakor ini akan kami bawa ke kementerian, bahkan bersama kepala daerah lain. Kuncinya, hilangkan ego sektoral,” ujarnya.

Herman Deru menegaskan bahwa Palembang menjadi prioritas karena merupakan wajah Sumatera Selatan.

“Palembang adalah etalase Sumsel sekaligus cerminan kinerja pemerintah provinsi,” tegasnya.

Dalam arahannya, ia menginstruksikan pembentukan Satgas Banjir melalui SK Gubernur dengan melibatkan Balai Besar dan Pemkot Palembang untuk mempercepat koordinasi dan memangkas birokrasi.

Selain itu, ia meminta pemantauan ketinggian air secara digital melalui CCTV, pengawasan penimbunan bangunan melalui perwali, serta percepatan aktivasi mesin pompa.

Perbaikan bertahap juga akan dilakukan terhadap 21 box culvert dan gorong-gorong yang terdampak atau tertusuk tiang LRT.

Ia juga meminta kejelasan kewenangan penanganan di sejumlah titik rawan, seperti Jalan Noerdin Panji, kawasan Diskotek Darma Agung, Demang Lebar Daun, hingga depan RS Siti Khodijah.

Selain penanganan teknis, Herman Deru menyoroti penertiban bangunan ilegal serta perbaikan fasilitas di Jembatan Ampera yang sering terganggu akibat masalah listrik.

“Karena melibatkan tiga Balai Besar, perlu Satgas di tingkat provinsi agar birokrasi lebih singkat,” tambahnya.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyebutkan bahwa banjir dipengaruhi faktor alam dan perilaku masyarakat. Ia memaparkan program jangka pendek, seperti revitalisasi sungai, rekonstruksi drainase, pembangunan pompa, pintu air, dan CCTV.

“Terdapat 11 titik genangan kewenangan Pemprov dan 19 titik kewenangan pusat,” ujarnya.

Ia juga mengakui target RTH 30 persen masih menghadapi kendala, sementara penghijauan sempat terhambat.

Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menambahkan bahwa sistem polder menjadi solusi, meski normalisasi sungai masih terkendala kewenangan dan bangunan di bantaran.

“Pada 2024, kami telah membongkar 13 jembatan di Sungai Bayas untuk normalisasi,” katanya.

Rakor ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Prima Salam, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Panji Krisna dan kepala opd terkait.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Generasi Berkarakter dan Unggul Berawal dari Pesantren, Kata Cik Ujang
Era Herman Deru, Sumsel Konsisten Sabet Opini WTP Selama 12 Tahun Berturut-turut
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Herman Deru Tekankan Pentingnya Data yang Valid dan Terpercaya
CFD Jembatan Ampera Jadi Ikon Baru, Herman Deru Ajak Warga Aktif Berolahraga
Pelabuhan Tanjung Carat Dipercepat, Cik Ujang Sebut Harapan Besar Masyarakat Sumsel
Perkuat Kepedulian Sosial, Herman Deru Jadikan Masjid Episentrum Aktivitas Masyarakat
Herman Deru Inisiasi Seleksi Guru Berkualitas untuk Percepat Kemajuan Pendidikan Sumsel
Feby Herman Deru Tinjau Pelaksanaan Program PKK Sekaligus Resmikan Sekretariat TP PKK Banyuasin

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:58 WIB

Generasi Berkarakter dan Unggul Berawal dari Pesantren, Kata Cik Ujang

Senin, 15 Juni 2026 - 21:53 WIB

Era Herman Deru, Sumsel Konsisten Sabet Opini WTP Selama 12 Tahun Berturut-turut

Senin, 15 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Herman Deru Tekankan Pentingnya Data yang Valid dan Terpercaya

Senin, 15 Juni 2026 - 14:30 WIB

CFD Jembatan Ampera Jadi Ikon Baru, Herman Deru Ajak Warga Aktif Berolahraga

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:10 WIB

Pelabuhan Tanjung Carat Dipercepat, Cik Ujang Sebut Harapan Besar Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru

Yogyakarta

Seminar Nasional ISI Yogyakarta Bahas Dialektika Seni dan AI

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:30 WIB