Pemerintah Optimalkan Creative Hub Lewat Industri Esports

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Yayasan Odong Prestasi Indonesia di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Yayasan Odong Prestasi Indonesia di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 14 Juli 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, membahas peluang kolaborasi mengembangkan ekosistem esports nasional bersama Yayasan Odong Prestasi Indonesia dan perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS). Pengembangan itu melalui program  American Spaces Indonesia Esports Development  yang dijalankan bersama Kedubes AS di Jakarta.

Yayasan Odong Prestasi Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang berawal dari komunitas pada 2017 dan resmi berbadan hukum sebagai yayasan pada 2024. Yayasan ini berfokus pada pengembangan ekosistem esports nasional serta pemberdayaan generasi muda melalui pendekatan gim kompetitif yang dipadukan dengan penguatan keterampilan berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).

Menteri Ekraf menilai program American Spaces Indonesia Esports Development sejalan dengan visi Kementerian Ekraf dalam memperkuat talenta ekraf dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Menurutnya, berbagai program tersebut dapat disinergikan dengan pengembangan infrastruktur ekonomi kreatif melalui aktivasi Creative Hub, penguatan talenta, perluasan akses pasar, hingga kolaborasi lintas subsektor.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan Yayasan Odong bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Kami juga berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan Amerika Serikat melalui kehadiran American Corner di setiap Creative Hub nantinya. Dengan adanya kolaborasi tersebut, kami rasa akan lebih mudah bagi kita untuk mengaktifkan dan mengoptimalkan fungsi ruang-ruang kreatif tersebut. Kami juga berharap Anda dapat menghadirkan lebih banyak pelaku dan subsektor ekonomi kreatif dari Amerika Serikat untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman di Indonesia,” ujar Menteri Ekraf dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf Jakarta, Selasa (14/7).

Acting Country Public Affairs Officer Kedubes AS di Jakarta, Abraham Lee, menjelaskan bahwa program American Spaces Indonesia Esports Development dikembangkan melalui jaringan tujuh American Corner yang tersebar di Malang, Makassar, Ambon, Yogyakarta, Padang, Semarang, dan Pontianak. Program tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan generasi muda melalui esports sebagai bagian dari diplomasi olahraga.

“Kami melihat masih banyak potensi untuk terus bekerja sama dengan Kementerian Ekraf. Salah satu contohnya adalah memanfaatkan American Corner sebagai tempat penyelenggaraan berbagai workshop. Dengan begitu, kegiatan tersebut dapat difokuskan pada subsektor-subsektor tertentu untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif. Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Kementerian Ekraf karena kami melihat adanya banyak kesamaan tujuan dan irisan kepentingan dalam berbagai program yang ingin kita jalankan bersama,” ujar Abraham Lee.

Project Coordinator American Spaces Indonesia Esports Development, Nicko Aryo Bimo, menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya berorientasi pada pencarian atlet esports, tetapi juga membangun ekosistem industri di berbagai daerah. Peserta memperoleh pelatihan dalam manajemen penyelenggaraan turnamen, produksi siaran, pengembangan konten, peran pembawa acara (host), shoutcaster, produksi video, hingga pengembangan kemitraan.

“Kami membangun esports hub dari nol. Fokus kami bukan hanya mencari atlet, tetapi juga menyiapkan talenta di balik industri _esports_, seperti event management, broadcast production, host, Shoutcaster, content creator, video production, hingga partnership. Dengan cara ini, kami ingin menciptakan ekosistem esports yang tumbuh secara berkelanjutan di tujuh kota di Indonesia,” jelas Nicko.

Audiensi turut dihadiri Founder & Advisor Yayasan Odong Prestasi Indonesia Ahmad Victor Samodra, Regional Public Engagement Specialist Kedutaan Besar Amerika Serikat Anup Mahajan, serta Program Specialist American Spaces Indonesia Christian Simanullang.

Sementara itu Menteri Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Firmansyah, Direktur Gim Luat Sihombing, serta Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan. (gla)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Perut Tak Nyaman Saat Olahraga, Jangan Gegabah Konsumsi Obat Masuk Angin
Art Policing, Strategi Mencegah Hoaks dan Konflik Sosial di Era Post Truth
Hindari Sikap “Pokoknya”, Kongkow Didorong Jadi Ruang Mencari Solusi
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung
15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik dalam Sidang Perdana Kasus Gas Portable
PN Jaktim Batalkan Tersangka Irma, Kejari Pelajari Putusan
Sambut Hari Pramuka, IJP Susilo Teguh R: Terpenting dari Kepramukaan adalah Proses Pendidikan Karakter
Sakit dan Mahalnya Melahirkan Demokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Perut Tak Nyaman Saat Olahraga, Jangan Gegabah Konsumsi Obat Masuk Angin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Art Policing, Strategi Mencegah Hoaks dan Konflik Sosial di Era Post Truth

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Hindari Sikap “Pokoknya”, Kongkow Didorong Jadi Ruang Mencari Solusi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:27 WIB

15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik dalam Sidang Perdana Kasus Gas Portable

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB