JOGJAOKE.COM, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri pelepasan peserta Program Mudik Bersama BUMN di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3/2026). Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah bersama BUMN untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Menko AHY menegaskan mudik merupakan tradisi penting bagi masyarakat Indonesia yang perlu didukung dengan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi yang memadai.
“Kita tahu mudik bukan hanya sekadar perjalanan, melainkan sebuah tradisi dengan banyak harapan dan sukacita untuk bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Oleh karena itu, tugas dan tanggung jawab pemerintah adalah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk sarana dan prasarana mudik,” ujar Menko AHY kepada awak media.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh BUMN yang secara konsisten mendukung penyelenggaraan program mudik gratis setiap tahunnya. Menurutnya, komitmen tersebut terlihat dari peningkatan jumlah peserta dan cakupan program yang semakin luas dari tahun ke tahun.
“Tahun ini program Mudik Bersama BUMN mengusung tema Mudik Nyaman Bersama dengan dukungan 96 BUMN dan anak perusahaan BUMN. Ini luar biasa, karena menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan fasilitas mudik yang aman dan terjangkau,” ujar Menko AHY.
Program ini juga menjangkau ratusan rute ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Kehadiran program mudik gratis tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas serta mengurangi kepadatan kendaraan pribadi selama periode mudik.
“Tadi juga hadir para direktur utama BUMN yang sama-sama ingin menghadirkan program untuk membantu masyarakat, saudara-saudara kita yang akan mudik menjelang Lebaran ini. Ini merupakan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar kita semua berupaya memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan mudik Lebaran,” lanjut Menko AHY.
Seiring berjalannya waktu, Program Mudik Bersama BUMN menunjukkan tren peningkatan yang konsisten, baik dari sisi jumlah peserta maupun keterlibatan BUMN. Pada 2022, program ini melayani 36.463 pemudik dengan dukungan 26 BUMN. Jumlah tersebut meningkat signifikan pada 2023 menjadi 78.017 pemudik dengan 82 BUMN, kemudian terus bertumbuh pada 2024 mencapai 94.753 pemudik, dan pada 2025 sebanyak 105.794 pemudik.
Pada 2026, program ini kembali diperluas dengan dukungan 96 BUMN dan anak perusahaan BUMN, melayani sekitar 116 ribu pemudik menggunakan tiga moda transportasi utama, yakni bus, kereta api, dan kapal laut. Moda bus masih menjadi pilihan utama dengan lebih dari 83 ribu pemudik menggunakan 1.541 unit bus, disusul kereta api sebanyak hampir 33 ribu pemudik melalui 99 rangkaian, serta kapal laut yang melayani lebih dari 6.700 pemudik dengan 46 unit kapal.
Keberangkatan peserta dilakukan secara bertahap, dengan moda kapal laut telah diberangkatkan lebih awal pada 14 Maret 2026, diikuti kereta api pada 15–18 Maret 2026, serta puncak keberangkatan bus pada 17 Maret 2026, termasuk kegiatan flag off sebanyak 66 unit bus dengan sekitar 3.300 peserta di kawasan GBK.
Menko AHY menambahkan pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur transportasi selama periode mudik, mulai dari jalan, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara, serta memberikan sejumlah insentif untuk membantu masyarakat dalam perjalanan.
“Kami dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ingin memastikan jalan yang digunakan masyarakat, termasuk terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara, dalam kondisi siap. Armada kapal, kereta api, dan moda transportasi lainnya juga dipastikan siap. Selain itu, pemerintah juga berupaya mengurangi beban perjalanan masyarakat melalui berbagai insentif, seperti diskon tiket transportasi dan diskon tarif tol, serta program mudik gratis yang diselenggarakan oleh keluarga besar BUMN,” jelas Menko AHY.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan Program Mudik Gratis BUMN tahun ini melayani sekitar 116 ribu pemudik yang diberangkatkan secara bertahap hingga 18 Maret 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 105.794 pemudik atau tumbuh lebih dari 10 persen, sekaligus melampaui target awal yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN.
Menutup keterangannya, Menko AHY berharap seluruh perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar sehingga masyarakat dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.
“Mudah-mudahan program ini dapat dinikmati masyarakat. Kami ingin mengiringi kebahagiaan masyarakat yang akan kembali ke daerah atau kampung halaman masing-masing. Semoga perjalanan berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Yang paling utama adalah keselamatan, sehingga kami berharap para pengemudi juga menjaga stamina agar tiba di tujuan dengan selamat,” pungkas Menko AHY.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala BP BUMN Donny Oskaria; Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho; perwakilan dari TNI, Danantara, dan Direksi Jasa Raharja. Menko AHY didampingi oleh Staf Khusus Menko, Sigit Raditya dan Herzaky Mahendra Putra serta Tenaga Ahli, Yudhi Prasetyo.(LSI)
Sumber : KemenkoInfra






