JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Daerah DIY menegaskan komitmennya bersinergi dengan pemerintah pusat, khususnya Komisi V DPR RI, guna memastikan proyek infrastruktur berjalan optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan, infrastruktur di DIY tidak sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen peningkatan kesejahteraan, pemerataan akses, dan daya saing daerah. Hal itu disampaikannya saat menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, peninjauan Jalan Tol Jogja–Solo, termasuk akses Purwomartani, Kalasan, hingga Sleman, menjadi bagian penting penguatan konektivitas kawasan aglomerasi Yogyakarta–Solo. Optimalisasi Yogyakarta International Airport, integrasi KA Bandara, serta penguatan simpul transportasi seperti Stasiun Tugu juga diarahkan untuk membangun sistem transportasi multimoda yang modern dan berkelanjutan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menyatakan, kunjungan reses ini bertujuan mengawasi penggunaan APBN agar tepat sasaran sekaligus menyerap aspirasi Pemda DIY terkait pembangunan infrastruktur dan transportasi.
Ia menambahkan, ketersediaan infrastruktur yang andal menjadi faktor penting mendorong investasi, kelancaran distribusi logistik, serta kesiapan arus mudik Lebaran 2026. Rombongan Komisi V dijadwalkan meninjau Stasiun Tugu hingga proyek pembangunan tol di DIY guna memastikan kesiapan infrastruktur strategis menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. (aga/ihd)






