PB PSTI Mulai Seleksi Atlet Sepak Takraw untuk Asian Games 2026

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Prof. Nukrawi, secara resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) Atlet Sepak Takraw yang diikuti 94 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, Rabu (11/2/2026).

Seleknas ini digelar sebagai bagian dari proses penjaringan atlet terbaik nasional yang akan dipersiapkan memperkuat Tim Nasional Sepak Takraw Indonesia pada ajang Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jepang pada September 2026.

Pembukaan seleknas dilaksanakan di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jalan Rawa Mangun Muka Raya, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Prof. Nukrawi menegaskan seleknas menjadi tahap penting untuk memastikan atlet yang terpilih benar-benar memiliki kualitas teknik, fisik, mental bertanding, serta disiplin latihan yang sesuai standar tim nasional.

“Seleknas ini bukan sekadar memilih atlet terbaik, tetapi juga menyiapkan fondasi tim yang solid untuk menghadapi Asian Games 2026. Kita ingin atlet yang terpilih nanti mampu membawa nama Indonesia berprestasi di level Asia,” ujar Prof. Nukrawi.

“Bagi atlet yang tidak terpilih nanti silahkan berlatih dan bertanding terus karena dalam TC Pelatnas Asian Games 2026, diterapkan peraturan Promosi dan Degradasi atlet, dimana setiap Bulan akan kami evaluasi. Jadi kalau ada atlet yang tidak menunjukkan tren peningkatan kualitas fisik, teknik, taktik game dan mental maka kita akan degradasi dan digantikan atlet yang memiliki ranking selanjutnya,” tambah Prof. Nukrawi.

“Selanjutnya sebagai ajang Seleksi atlet, PB PSTI akan menggelar liga Sepaktakraw Nasional pada april 2026,” pungkasnya.

Sebanyak 94 atlet yang mengikuti seleknas berasal dari berbagai provinsi dan merupakan hasil pemantauan serta rekomendasi dari daerah. Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi, mulai dari uji kemampuan teknik dasar, strategi permainan, kondisi fisik, hingga simulasi pertandingan.

PB PSTI menargetkan seleknas ini menghasilkan komposisi atlet yang kompetitif dan siap menjalani program pelatnas secara terukur menuju Asian Games.

Pelaksanaan seleknas di Kampus UNJ juga dinilai strategis karena fasilitas olahraga yang memadai serta lokasi yang mudah diakses oleh peserta dari berbagai wilayah.

Seleknas sepak takraw ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional. (*)

Berita Terkait

Aksi Pencatutan Nama Ketua PWI Banten Terungkap, Warga Diminta Lebih Waspada
Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Wujudkan Komitmen Lingkungan melalui Gerakan Langit Biru
Kuasa Hukum Gabriel Pertanyakan Administrasi Perkara dalam Praperadilan Kasus Gas Portable
“Polisi Ojo Ilang Kamanungsane”, Keutamaan Bagi Petugas Polisi
Digital Leadership dan Pemolisian yang Futuristik
Kakak Gabriel Menahan Tangis, Kesaksian Pacar Ungkap Fakta Isi Ulang Gas Portable
Agus Santoso Bongkar Alasan Bank Indonesia Tak Boleh Selalu Sepakat dengan Pemerintah
KP-MBG Soroti Kecelakaan Kerja Head of Chef MBG, Laporan Disampaikan ke Penasihat Khusus Presiden

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:28 WIB

Aksi Pencatutan Nama Ketua PWI Banten Terungkap, Warga Diminta Lebih Waspada

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:13 WIB

Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Wujudkan Komitmen Lingkungan melalui Gerakan Langit Biru

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kuasa Hukum Gabriel Pertanyakan Administrasi Perkara dalam Praperadilan Kasus Gas Portable

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:50 WIB

“Polisi Ojo Ilang Kamanungsane”, Keutamaan Bagi Petugas Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:44 WIB

Digital Leadership dan Pemolisian yang Futuristik

Berita Terbaru