Pantau Ketat Proyek Jalan, Pemkal Condongcatur Kejar Mutu Maksimal

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur tancap gas memastikan kualitas pembangunan infrastruktur jalan tetap optimal.

‎Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) turun langsung meninjau proses pengaspalan di wilayah RW 43, RW 44, dan RW 46 Kayen, Selasa (21/4/2026).

‎Langkah ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah direncanakan sejak awal.

‎Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar formalitas.

‎Ia menyebut pengawasan lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga mutu sekaligus ketepatan waktu pengerjaan proyek.

‎“Hasil hari ini menjadi catatan titik nol. Kita pantau terus hingga progres 50 persen dan 100 persen nanti agar tidak ada keterlambatan,” ujarnya.

‎Menurut Reno, monitoring berkala juga menjadi sarana untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di lokasi proyek.

‎Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap dinamika di lapangan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga.

‎“Aspirasi warga di lapangan harus segera terakomodasi, jangan sampai ada yang terlewat,” tegasnya.

‎Hal senada disampaikan Ulu-ulu Condongcatur, Murgiyanta, SE. Ia menjelaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan pembangunan kalurahan berjalan sesuai prinsip 4T.

‎“Tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat administrasi harus jadi pegangan dalam setiap tahapan pekerjaan,” jelasnya.

‎Tak berhenti di satu lokasi, agenda monitoring akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

‎“Cek dan monitoring dijadwalkan Kamis, 23 April 2026 di RW 57 Kentungan dan RW 2 Tiyasan, serta Jumat, 24 April 2026 di RW 3 Manukan dan RW 12 Gempol,” tambah Murgiyanta.

‎Melalui pengawasan intensif ini, Pemkal Condongcatur menunjukkan komitmen serius menghadirkan infrastruktur jalan yang berkualitas dan tahan lama.

‎“Kami ingin hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar selesai dibangun,” pungkas Reno. (andriyani)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru