JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta menggelar media gathering sebagai bentuk apresiasi sekaligus perpisahan Rektor Prof. Mohamad Irhas Effendi.
Kegiatan bertajuk Menyapa Media tersebut berlangsung Kamis (22/10/2026), mempertemukan pimpinan universitas dengan insan pers regional dan nasional.
Momentum ini menandai berakhirnya kepemimpinan Prof. Irhas pada 27 Oktober 2026, setelah mengawal perjalanan transformasi kelembagaan universitas.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Irhas menegaskan media merupakan mitra strategis yang berkontribusi menyampaikan perkembangan, prestasi, serta pengabdian universitas kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama insan pers yang selama ini turut menyampaikan informasi tentang UPN Veteran Yogyakarta kepada publik,” ungkapnya.
Ia berharap kemitraan yang telah terbangun tidak berhenti setelah pergantian kepemimpinan, melainkan terus berkembang melalui kolaborasi yang saling menguatkan.
“Harapannya, kemitraan yang telah terjalin dapat terus terjaga dan berkembang,” ujar Prof. Irhas di hadapan para jurnalis.
Menurutnya, kerja sama universitas dan media penting untuk menghadirkan informasi akurat, informatif, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.
Selama memimpin UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Irhas mengawal transformasi kelembagaan dari perguruan tinggi kedinasan, swasta, hingga negeri di bawah Kemendiktisaintek.
Perjalanan tersebut turut diiringi penguatan kualitas pendidikan yang dibuktikan melalui predikat Akreditasi Unggul pada tingkat universitas.
Tak hanya itu, sebanyak 65 persen program studi UPN Veteran Yogyakarta juga telah meraih akreditasi unggul.
Capaian tersebut menjadi bagian penting perjalanan institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap universitas.
Pengembangan kualitas akademik juga berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan belajar, penelitian, dan aktivitas mahasiswa.
Sejumlah fasilitas telah dibangun, meliputi Gedung Laboratorium Terpadu, gedung perkuliahan enam lantai, gedung parkir, serta fasilitas penunjang lainnya.
Sementara itu, pembangunan gedung kuliah enam lantai Fakultas Teknik Industri masih berlangsung untuk memperkuat kapasitas sarana pembelajaran.
Universitas juga mengembangkan Kampus Lapangan Geosains di Gunungkidul serta memulai pembangunan melalui peletakan batu pertama Gedung Kuliah Pascasarjana.
Menurut Prof. Irhas, perkembangan tersebut menjadi bagian perjalanan institusi yang perlu didokumentasikan agar masyarakat memahami perubahan dan pencapaiannya.
“Melalui pemberitaan yang informatif, berbagai capaian dan transformasi universitas dapat diketahui masyarakat luas sekaligus menjadi bagian rekam jejak institusi,” katanya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra media yang selama ini membantu memperkenalkan berbagai kontribusi UPN Veteran Yogyakarta kepada publik.
Wakil Rektor Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Hendro Widjanarko, menegaskan kemitraan pers mendukung keterbukaan informasi publik dan memperluas akses masyarakat.
“Kolaborasi dengan insan pers dapat memperluas jangkauan publikasi dan meningkatkan visibilitas akademik UPN Veteran Yogyakarta,” ujar Hendro.
Ia menambahkan, publikasi kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi membantu masyarakat mengenali kontribusi universitas melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Media gathering tersebut dihadiri 35 jurnalis regional dan nasional, bersama jajaran wakil rektor, dekan fakultas, serta tim kerja sama dan humas universitas.
Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa kemitraan kampus dan media perlu terus diperkuat untuk menjaga komunikasi publik, keterbukaan informasi, serta memperluas pengenalan prestasi UPN Veteran Yogyakarta.(ady)






