Paddys Delight Hadirkan Bungah, Merayakan Kebersamaan Melalui Musik dan Seni

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Di tengah padatnya aktivitas dan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, Bungah hadir menawarkan pengalaman berbeda. Mengusung konsep “Pause, Gather, Listen”. Acara yang digelar pada (19/6/26), berlokasi di Paddys Delight, Sawah Tamanan Villa & Resort, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sukses menjadi ruang hangat bagi para pengunjung untuk menikmati musik, seni, sekaligus kembali terhubung dengan diri sendiri.

Sejak sore hari, suasana area outdoor Paddys Delight dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan yang datang untuk menikmati pengalaman yang lebih personal dibandingkan sebuah pertunjukan biasa. Hamparan alam terbuka, cahaya senja, dan alunan musik akustik menciptakan atmosfer yang menenangkan sekaligus intim.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah penampilan spesial Arden Wiebowo. Dengan permainan gitar yang hangat, Arden membawakan lagu-lagu bernuansa nostalgia serta beberapa karya orisinal yang mengundang pengunjung ikut bernyanyi dan menikmati setiap momen tanpa terburu-buru.

Selain menghadirkan musik dari Bebas Bersuara, Asvadial, dan Mayasastra, Bungah juga mengajak setiap peserta untuk melambat melalui aktivitas journaling, percakapan yang bermakna, hingga berbagai kegiatan crafting yang berlangsung di Pasar Bungah. Pengunjung bebas menulis isi hati, berbagi cerita, atau sekadar menikmati waktu dalam suasana yang inklusif dan penuh kehangatan.

Nuansa kreatif semakin terasa dengan hadirnya berbagai pelaku lokal seperti Sarira, Lalitabeads, Tarot Jogja Indo, serta sejumlah tenant kreatif yang menawarkan pengalaman interaktif bagi setiap pengunjung. Live painting dan berbagai produk handmade turut memperkaya suasana, menjadikan Bungah sebagai ruang bertemunya seni, kreativitas, dan mindfulness.

Tak hanya membawa pulang kenangan, setiap peserta juga mendapatkan goodie bag edisi spesial berisi notebook, alat tulis, postcard, stiker, serta hadiah kolaborasi yang dapat menjadi teman untuk melanjutkan perjalanan refleksi setelah acara berakhir.

Bungah sendiri lahir dari kolaborasi Paddys Delight bersama Jogja Distorsion, Mayasastra, Sarira, Lalitabeads, dan Tarot Jogja Indo. Melalui kolaborasi tersebut, Bungah ingin menghadirkan ruang yang aman bagi siapa saja yang ingin berhenti sejenak dari ritme kehidupan yang serba cepat.

Lebih dari sekadar event musik atau pasar kreatif, Bungah menjadi pengalaman yang mengajak setiap orang untuk benar-benar hadir di setiap momen. Di tengah alunan musik, percakapan hangat, dan suasana alam yang menenangkan, Bungah membuktikan bahwa menikmati hidup terkadang cukup dimulai dengan berhenti sejenak, berkumpul, dan mendengarkan diri sendiri. (Aga)

Berita Terkait

Tejo Fest 2026 Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pelestarian Budaya Lokal
119 Pekebun Sawit Batubara-Asahan Digembleng Enam Hari Tingkatkan Produktivitas Nasional
Harlah Paksi Katon Teguhkan Sinergi Budaya Jaga Keamanan Yogyakarta Bersama
Luthfi Kobarkan Semangat Ribuan Pelari Jogja Marathon Perkuat Sport Tourism Nasional
Anak Gajah Sumatera Terjerat, Geopix Desak Michelin Lindungi Habitat Sekarang
ISI Yogyakarta Pentaskan Palmyra, Gaungkan Luka Perang Lewat Seni Kolaboratif Global
Diduga Imbas Pemadaman Bergilir, Kebakaran Melanda Habit Pool and Lounge Sleman
DPD PSI Bantul Ucapkan Selamat Ulang Tahun Jokowi, Pererat Silaturahmi Bersama

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 00:46 WIB

Tejo Fest 2026 Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pelestarian Budaya Lokal

Senin, 22 Juni 2026 - 00:38 WIB

119 Pekebun Sawit Batubara-Asahan Digembleng Enam Hari Tingkatkan Produktivitas Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 00:31 WIB

Harlah Paksi Katon Teguhkan Sinergi Budaya Jaga Keamanan Yogyakarta Bersama

Senin, 22 Juni 2026 - 00:27 WIB

Luthfi Kobarkan Semangat Ribuan Pelari Jogja Marathon Perkuat Sport Tourism Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:52 WIB

Anak Gajah Sumatera Terjerat, Geopix Desak Michelin Lindungi Habitat Sekarang

Berita Terbaru