Pabrik HS Dorong Kesetaraan Kerja, Penyandang Disabilitas Dapat Akses dan Kesejahteraan Setara

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Magelang — Komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif kembali ditunjukkan oleh Pabrik HS. Dalam waktu singkat, perusahaan ini berhasil membuka peluang kerja bagi puluhan penyandang disabilitas, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan mereka.

Salah satu karyawan, Sinta (34), warga Magelang, menceritakan perubahan besar dalam hidupnya setelah bergabung dengan HS. Sebelum bekerja di pabrik tersebut, ia mengandalkan usaha batik tulis dari rumah. Namun, penghasilannya tidak menentu.

“Sebulan paling laku satu, itu pun jarang. Sulit sekali untuk mencukupi kebutuhan anak,” ungkapnya.

Sinta juga sempat mencoba melamar pekerjaan di sebuah pusat perbelanjaan di Magelang, namun ditolak karena kondisi disabilitasnya.

Pengalaman tersebut sempat membuatnya merasa kecewa dan putus asa.

Harapan baru muncul ketika ia menemukan informasi melalui media sosial bahwa Pabrik HS membuka lowongan bagi penyandang disabilitas. Tanpa ragu, ia mengirimkan lamaran dan akhirnya diterima bekerja.

“Sekarang alhamdulillah, gaji cukup untuk kebutuhan saya dan anak. Bahkan bisa menabung sedikit-sedikit dan mencicil pinjaman,” ujarnya.

Di tempat kerja, Sinta mengaku sempat mengalami kesulitan beradaptasi, terutama dalam komunikasi dengan rekan kerja non-disabilitas. Namun, setelah dipindahkan ke bagian pengemasan (packing), ia merasa lebih nyaman dan mampu bekerja dengan optimal.

Pihak manajemen melalui staf HR, Muhammad Hanafi, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk memberikan perhatian khusus kepada karyawan disabilitas.

“Dengan arahan langsung dari pimpinan, kami selalu berupaya memastikan teman-teman disabilitas tidak merasa kecil hati. Kami fokus menggali kemampuan mereka dan memberikan pelatihan sesuai kebutuhan,” jelas Hanafi.

Saat ini, jumlah karyawan disabilitas di Pabrik HS telah mencapai sekitar 70 orang, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya sekitar 20 orang dalam satu bulan terakhir. Mayoritas merupakan penyandang tuna rungu dan tuna wicara, mengingat fasilitas perusahaan masih dalam tahap pengembangan untuk jenis disabilitas lainnya.

Dalam hal kesejahteraan, perusahaan memastikan tidak ada perbedaan perlakuan antara karyawan disabilitas dan non-disabilitas, termasuk dalam sistem pengupahan.

“Gaji kami samakan sesuai kebijakan manajemen. Tidak ada perbedaan,” tegas Hanafi.

Selain itu, Pabrik HS juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti makan gratis di kantin, layanan kesehatan melalui klinik internal, serta fasilitas ibadah dan sanitasi yang memadai.

Ke depan, perusahaan juga berencana membangun fasilitas tempat tinggal (mess) bagi karyawan, mengingat banyak pekerja disabilitas yang berasal dari luar daerah seperti Boyolali dan Purworejo.

Langkah Pabrik HS ini menjadi contoh nyata bahwa dunia industri dapat berperan aktif dalam menciptakan kesempatan kerja yang setara, sekaligus meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di Indonesia. (Aga)

Berita Terkait

81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika
Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis
PAMDI Kudus Perkuat Sinergi Bangun Ekosistem Dangdut Profesional Bersama Disbudpar
Aldi Taher Santai Hadapi Isu Dugaan Pencucian Uang, Lagu “Bodoamat” Jadi Sorotan
Yonif TP 444 Resmikan Logo Baru, Perkokoh Jati Diri dan Pengabdian Prajurit
Susanto Dorong RT Jadi Motor Pengembangan UMKM dan Pariwisata Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:29 WIB

81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:11 WIB

PAMDI Kudus Perkuat Sinergi Bangun Ekosistem Dangdut Profesional Bersama Disbudpar

Berita Terbaru

Yogyakarta

FJI Soroti Dugaan Pelepasan Jilbab Calon Kadet Mahasiswa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:30 WIB

Yogyakarta

PW Salimah Sulap Pengajian Jadi Aksi Nyata Peduli NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:24 WIB

Yogyakarta

Rumah Zakat Ringankan Beban Warga Sabrang Kidul Lewat Pasar

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:19 WIB

Yogyakarta

Touring Kemerdekaan Kauman 2026 Pererat Persaudaraan Warga

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:13 WIB