Musthafa Nilai IHSG Anjlok Akibat Saham Gorengan, Alarm Pengawasan Serius

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir dinilai bukan sekadar koreksi pasar yang wajar. Praktisi hukum dan bisnis Musthafa menyebut penurunan tajam tersebut kuat dipicu maraknya praktik saham gorengan yang tumbuh tanpa pengawasan dan penegakan hukum memadai.
‎“Ini bukan fluktuasi biasa. Ini alarm serius bagi sistem pengawasan pasar modal,” ujar Musthafa, Rabu (4/2/2026).

Menurut Musthafa, pembiaran terhadap saham gorengan mencerminkan lemahnya kontrol otoritas terhadap pergerakan harga yang tidak wajar.
‎Ia menegaskan, jika penurunan IHSG dipicu saham-saham spekulatif tersebut, maka masalahnya bersifat struktural.
‎“Ini bukan koreksi. Ini kegagalan pengawasan. Tanpa efek jera hukum, pola ini akan terus berulang,” katanya.
‎Dampak runtuhnya saham gorengan, lanjut Musthafa, tidak hanya dirasakan investor ritel, tetapi juga mengguncang stabilitas pasar secara keseluruhan.
‎“Yang paling dirugikan selalu investor kecil. Mereka masuk karena euforia, keluar karena panik. Ini skema lama yang terus memakan korban baru,” ujarnya.

Dari sisi hukum, Musthafa mengingatkan bahwa praktik saham gorengan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
‎Ia menyinggung Pasal 91 dan 92 yang melarang manipulasi dan penciptaan gambaran semu perdagangan, serta Pasal 104 yang mengatur sanksi pidana.
‎“Jika unsur manipulasi terpenuhi, tidak ada alasan untuk ragu menindak,” tegasnya.
‎Ia mendorong otoritas pasar modal melakukan audit menyeluruh, suspensi tegas terhadap saham bermasalah, serta membuka penindakan hukum secara transparan.
‎“Pasar modal tidak boleh dikuasai spekulan. Tanpa ketegasan hukum, IHSG akan terus rapuh dan kepercayaan publik terkikis,” pungkas Musthafa.(Waw)

Berita Terkait

Sehari Boleh Gila Akan Hidupkan Mimpi Masa Kecil Jadi Energi Kreatif Baru
Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi
Dirbinmas Polda DIY Apresiasi STAK Perkuat Aksi Sosial dan Keamanan
‎Pekan Frankofoni 2026 Semarak, Budaya Dunia Ramaikan Indonesia
Viral Pelajar SMP Diduga Mesum di Kali Code Tuai Kecaman
‎Liburan Nyaris Berujung Tragis, Tiga Wisatawan Diseret Arus Pantai
Sekolah Lansia Yogyakarta Kembali Aktif Dorong Lansia Sehat Mandiri Produktif
‎Penyuluhan Hukum Korem 072 Pamungkas, Prajurit Diingatkan Bijak Bermedsos

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:17 WIB

Sehari Boleh Gila Akan Hidupkan Mimpi Masa Kecil Jadi Energi Kreatif Baru

Selasa, 14 April 2026 - 16:19 WIB

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 April 2026 - 12:17 WIB

Dirbinmas Polda DIY Apresiasi STAK Perkuat Aksi Sosial dan Keamanan

Selasa, 14 April 2026 - 10:47 WIB

‎Pekan Frankofoni 2026 Semarak, Budaya Dunia Ramaikan Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 07:56 WIB

Viral Pelajar SMP Diduga Mesum di Kali Code Tuai Kecaman

Berita Terbaru

Hartyo Murkomoyo alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 1996, ia lebih dikenal sebagai “Mas Yoyok”. (ihd)

Pendidikan

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:22 WIB

Jogja

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:19 WIB