Menteri Ekraf Terima Audiensi Tatler Asia, Bahas Rencana Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 di Indonesia

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 10 Februari 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Tatler Asia di Gedung Autograph, Jakarta, Selasa (10/2). Pertemuan ini terkait rencana penyelenggaraan acara Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 di Indonesia.

Menteri Ekraf Teuku Riefky menyampaikan, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan visi Tatler Asia dalam mendukung talenta, pelaku industri, serta pemangku kepentingan ekonomi kreatif Indonesia. Sebagai salah satu media gaya hidup yang besar, Tatler Asia dapat menjadi mitra strategis dalam mempromosikan pegiat subsektor fesyen, kriya, kuliner, seni rupa dan seni pertunjukan, dan desain.

“Kami mengapresiasi komitmen Tatler Asia untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia melalui rencana penyelenggaraan Tatler BEST Awards Asia Pacific di Jakarta. Sebagai media gaya hidup berskala internasional, Tatler Asia memiliki peran strategis dalam mempromosikan karya, talenta, dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi lintas pemangku kepentingan di tingkat regional dan global,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya.

Ia menambahkan, di bidang hospitality dan gastronomi, Indonesia kerap mengirim chef ke luar negeri. Mereka dapat menampilkan keahlian khas masing-masing, seperti memasak hidangan andalan atau masakan nasional.

“Indonesia memiliki begitu banyak individu berbakat di berbagai sektor industri yang layak untuk ditampilkan ke tingkat nasional maupun global,” tuntasnya.

Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 sendiri merupakan ajang penghargaan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Tatler untuk mengkurasi dan menilai yang terbaik di sektor hospitality Asia-Pacific, meliputi restoran, hotel, bar, destinasi, serta pelaku industri unggulan, melalui rangkaian acara, aktivasi, dan eksposur media global.

Sementara itu, Executive Managing Director Indonesia–Malaysia Tatler Asia, Gerrie Beh menyampaikan, Indonesia dipandang sebagai mitra strategis sekaligus tuan rumah yang tepat bagi penyelenggaraan Tatler BEST Awards Asia Pasific 2026. Penilaian tersebut didasarkan pada pesatnya perkembangan industri hospitality dan gastronomi di Tanah Air, yang didukung infrastruktur serta ekosistem kreatif yang semakin matang dan berdaya saing di tingkat regional maupun global.

“Kami mengundang sekitar seribu tokoh industri terkemuka dari kawasan Asia-Pasifik (APAC) ke Indonesia, sekaligus menampilkan yang terbaik dari Asia-Pasifik kepada audiens kami di seluruh kawasan. Kemitraan ini diperkuat melalui seri konten multi-platform selama 8 bulan yang dirancang khusus untuk menyoroti Indonesia,” jelasnya.

Dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Tatler BEST Asia Pacific 2026 di Jakarta atau Bali, Indonesia akan menjadi sorotan internasional. Mereka menargetkan, event ini mampu memperoleh lebih dari 18 juta impresi di seluruh platform Tatler di Asia.

“Ini adalah peluang unik untuk mempromosikan kuliner dan _hospitality_ Indonesia. Baik Jakarta maupun Bali sangat memungkinkan, karena kesiapan infrastruktur dan hotel. Kami berharap Kementerian (Ekraf) dapat menjadi mitra pemerintah dalam penyelenggaraan ini,” tuntasnya.

Tatler Asia adalah bagian dari media gaya hidup mewah terkemuka di Asia, yang mengapresiasi tokoh, gagasan, dan kisah paling berpengaruh di kawasan Asia. Fokus utamanya adalah mode, gaya hidup, dan liputan masyarakat kelas atas, serta pemimpin, inovator, dan visioner.

Tatler Asia hadir di 10 negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Philippines, Taiwan, Hongkong, Macau, Hongkong, China dan akan melebarkan pasar ke Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah dan Jepang.

Hadir mendampingi Menteri Ekraf dalam pertemuan itu, Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Amir Hamzah dan Direktur Fesyen Kementerian Ekraf, Romi Astuti.(Ls)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kraeatif

Berita Terkait

Pelajar dan Pemuda Didorong Aktif Berkontribusi dalam Pembenahan Sistem Pendidikan
KORSA Tegaskan Dukungan terhadap Hasyim SE sebagai Pemimpin Visioner Kota Medan
Masih Terbaring Lemah Pascakecelakaan, Keluarga Korban Pekerja MBG Keluhkan Proses Pengajuan Biaya Pengobatan
BASO IGA PHI Jadi Forum Penguatan Sinergi Media dan Industri Hulu Migas
Desa Transmigrasi Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan
Pembangunan BDI di Lampung Didorong untuk Tingkatkan Daya Saing Industri
Indonesia Terus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Tinggi dan Berkelanjutan
Menteri Ekraf Ajak B57+ Perluas Akses Pasar Global bagi Pelaku Ekraf

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:31 WIB

Pelajar dan Pemuda Didorong Aktif Berkontribusi dalam Pembenahan Sistem Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 08:12 WIB

KORSA Tegaskan Dukungan terhadap Hasyim SE sebagai Pemimpin Visioner Kota Medan

Sabtu, 25 April 2026 - 07:58 WIB

Masih Terbaring Lemah Pascakecelakaan, Keluarga Korban Pekerja MBG Keluhkan Proses Pengajuan Biaya Pengobatan

Jumat, 24 April 2026 - 19:37 WIB

BASO IGA PHI Jadi Forum Penguatan Sinergi Media dan Industri Hulu Migas

Jumat, 24 April 2026 - 12:21 WIB

Desa Transmigrasi Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Berita Terbaru

Jogja

Lomba Nyanyi Anak Sate Om Thamrin Meriah, Bakat Bersinar

Senin, 27 Apr 2026 - 09:51 WIB