Mendagri Usulkan Bantuan Rp2 Miliar per Daerah Terdampak, Presiden Prabowo Tingkatkan Menjadi Rp4 Miliar

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terdampak bencana diberi bantuan masing-masing Rp2 miliar. Mendagri melaporkan banyak daerah terdampak bencana sudah kehabisan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) menjelang akhir tahun.

Kondisi tersebut membuat 52 kabupaten/kota terdampak tidak lagi mencukupi untuk membiayai pemulihan bencana. “Ada 52 kabupaten dari tiga provinsi yang meminta bantuan,” kata Mendagri dalam forum Arahan Presiden RI terkait Penanganan dan Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar di Aceh, Minggu (7/12/2025).

Selain kebutuhan anggaran, Mendagri Tito juga melaporkan perlunya dukungan pemerintah pusat untuk memperbaiki kantor pemerintahan dan pelayanan publik yang rusak akibat bencana, mengingat banyak dokumen penting masyarakat tersimpan di dalamnya. Mendagri juga meminta agar layanan administrasi seperti STNK yang berada dalam kewenangan polisi dan sertifikat lainnya dimudahkan bagi warga terdampak.

Menanggapi usulan itu, Presiden Prabowo Subianto justru memutuskan untuk melipatgandakan dukungan anggaran menjadi Rp4 miliar per kabupaten, serta menambah Rp20 miliar untuk pemerintah provinsi. “Mendagri, Anda minta Rp2 miliar? Saya kasih Rp4 miliar. Untuk provinsi, saya kasih Rp20 miliar,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo meminta Mendagri untuk memastikan seluruh kepala daerah tetap berada di wilayahnya dan tidak mengabaikan rakyat yang sedang dalam situasi darurat bencana. “Tolong Mendagri. Bupati yang kabur saat bencana, kalau di tentara namanya desersi,” tegas Presiden.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Inflasi YoY 3,28 Persen, Mendagri Tito Minta Daerah Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok
Kawal Target Swasembada Pangan, Mendagri Gandeng Mentan Minta Pemda Gerak Cepat
Layanan Haji Lebih Cepat dan Akurat, Mendagri Tito Teken SEB Berbasis Data Kependudukan
TP PKK dan TP Posyandu Hadir di Tengah Korban Gempa NTT
6 SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur
Kemendagri Cegah Tumpang Tindih Aturan Pusat-Daerah
Mendagri Gandeng Pemda Perbaiki Tata Kelola Haji dan Umrah
Bantu Pemulihan Pascagempa, TP PKK dan Posyandu Pusat Salurkan Bantuan ke Manggarai

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Inflasi YoY 3,28 Persen, Mendagri Tito Minta Daerah Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kawal Target Swasembada Pangan, Mendagri Gandeng Mentan Minta Pemda Gerak Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Layanan Haji Lebih Cepat dan Akurat, Mendagri Tito Teken SEB Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

TP PKK dan TP Posyandu Hadir di Tengah Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

6 SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur

Berita Terbaru