Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Pemerintah Pastikan Hunian Layak bagi Pengungsi Pascabencana

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pidie Jaya – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, Tito bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah mengecek sejumlah fasilitas yang tersedia di huntara, serta berdialog dengan para pengungsi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Tito menjelaskan bahwa huntara yang dibangun di Pidie Jaya terbagi menjadi empat jenis. Di antaranya huntara yang dibangun oleh BPI Danantara, huntara yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta huntara yang didirikan secara gotong royong oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan relawan. Dari empat tipe bangunan huntara tersebut, ungkap Tito, terdapat perbedaan karakteristik fasilitas di dalamnya.

“Misalnya di BNPB di sana dia tidak ada ranjang tapi kelebihan dia dapurnya, ada toiletnya sendiri. Kemudian di Danantara hampir sama seperti PU, tempat tidurnya ada ranjangnya, ada kipasnya lebih dingin, lebih nyaman, tapi dapurnya dan toilet, kamar mandi bersama-sama, komunal,” ungkap Tito.

Meskipun terdapat perbedaan fasilitas, pemerintah memastikan para pengungsi tetap memperoleh hunian yang layak dan nyaman. Ia menegaskan, pemerintah terus mengebut proses pemindahan pengungsi yang masih berada di tenda ke huntara maupun ke tempat tinggal yang lebih layak melalui skema dana tunggu hunian (DTH) sebelum Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data yang dikantonginya, dari tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera, baru Provinsi Sumatera Barat yang jumlah pengungsi di tendanya mencapai nol.

“Nah ini target kami dengan BNPB kemarin semua akan di huntara dan untuk masalah makanannya nanti, 10 hari ke depan ditanggung oleh BNPB. Setelah itu akan menggunakan uang lauk pauk, jadup istilahnya dari Kementerian Sosial,” tandas Tito.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, serta pihak terkait lainnya.(Ls)

Sumber : Satgas PRR

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Pemda Diminta Tak Bergantung pada APBD, Kemendagri Dorong Skema Pembiayaan Alternatif
Rakornas Pendapatan Daerah, Kemendagri Soroti Optimalisasi BUMD dan BLUD
Mayoritas Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana di Sumatera Telah Pulih Fungsional
Tri Tito Karnavian Puji Produk Lokal Minyak Kemiri, Soroti Peluang Ekonomi bagi Masyarakat
Ketum TP PKK Ajak Orang Tua Tanamkan Kesetaraan Gender untuk Cegah Kekerasan
Presiden Prabowo Subianto Dorong Sinergi DPRD Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Kasatgas PRR Muhammad Tito Karnavian: UMKM Jadi Indikator Kebangkitan Ekonomi Pascabencana
Tinjau Unhan Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Mahasiswa Lolos Seleksi Ketat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:36 WIB

Pemda Diminta Tak Bergantung pada APBD, Kemendagri Dorong Skema Pembiayaan Alternatif

Senin, 20 April 2026 - 08:29 WIB

Rakornas Pendapatan Daerah, Kemendagri Soroti Optimalisasi BUMD dan BLUD

Senin, 20 April 2026 - 08:20 WIB

Mayoritas Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana di Sumatera Telah Pulih Fungsional

Senin, 20 April 2026 - 08:13 WIB

Tri Tito Karnavian Puji Produk Lokal Minyak Kemiri, Soroti Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 08:05 WIB

Ketum TP PKK Ajak Orang Tua Tanamkan Kesetaraan Gender untuk Cegah Kekerasan

Berita Terbaru