Mendagri Tito Karnavian Soroti Penataan Permukiman Kumuh dan Ajak Percepatan Program Tiga Juta Rumah

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya hunian layak bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Menurut Mendagri, hunian yang layak, nyaman, dan sehat akan mendukung terwujudnya tata kelola kota yang lebih aman. Ia menilai pembangunan rumah susun di kawasan padat penduduk, termasuk di Jakarta, perlu diperbanyak. Model hunian vertikal tersebut dinilai mampu memperbaiki penataan kota sekaligus memudahkan penyediaan berbagai fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat, seperti fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau.

Ia bercerita, pada saat menjalani masa pendidikan, dirinya melihat dan mencermati secara langsung bagaimana Singapura dan Cina memperbaiki tata kelola perumahan perkotaan. Pada akhir 1990-an, kawasan permukiman di kedua negara itu masih sangat padat, namun secara bertahap menjadi lebih tertata seiring pembangunan rumah susun atau hunian vertikal.

“Nah, sebetulnya kita mengharapkan Jakarta bisa seperti itu. Berubah. Dan itu tapi kita harus mulai dari sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Mendagri dalam diskusi santai yang dipimpin Menteri PKP Maruarar Sirait tersebut.

Mendagri juga menceritakan bahwa semasa menjabat Kapolda Metro Jaya, ia turut membantu Gubernur DKI kala itu dalam menertibkan permukiman kumuh di bantaran sungai. Warga kemudian direlokasi ke rumah susun. Berkat kerja sama berbagai pihak, masyarakat berangsur pindah ke lokasi tersebut.

Ia berharap, ke depan partisipasi masyarakat terhadap program hunian layak semakin meningkat. Dengan demikian, selain memperoleh lingkungan yang lebih sehat, masyarakat juga dapat menjadi lebih produktif, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi.

Mendagri menekankan bahwa semangat tersebut sejalan dengan pandangan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Presiden Prabowo mengusung berbagai program pro-rakyat seperti Program Tiga Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kampung nelayan, hingga program ketahanan pangan.

“Jadi [ayo mari] bantulah bersama-sama, suarakan ke masyarakat. Ini program Bapak Prabowo. Ini program yang sangat pro-rakyat kecil,” tandas Mendagri.

Turut hadir dalam rapat tersebut Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda, serta para pihak terkait dari kawasan padat penduduk di Jakarta. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa
Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel
Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT
Kenaikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Turun ke Pasar
Mendagri Tito Tegaskan Pencegahan Karhutla Riau Harus Terus Diperkuat
Karhutla Jadi Fokus, Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan di Kalteng
Penanganan Karhutla Kalbar Jadi Perhatian, Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo
Percepat Eliminasi TB, Wamendagri Wiyagus Libatkan Mahasiswa Untad

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kenaikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Turun ke Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Mendagri Tito Tegaskan Pencegahan Karhutla Riau Harus Terus Diperkuat

Berita Terbaru

Sumatera Utara

BPDP Asah Skill 87 Pekebun Sawit Labusel, Produktivitas Melonjak

Senin, 24 Agu 2026 - 18:31 WIB

Yogyakarta

Danrem Gerak Cepat, DIY Siapkan Bantuan Gempa untuk NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 18:29 WIB