Mendagri Dukung Penyelenggaraan Sport Summit 2025 sebagai Ajang Kolaborasi Penggerak Industri Olahraga

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (29/10/2025). Pertemuan tersebut membahas penguatan industri olahraga di Tanah Air.

Mendagri banyak menyimak penjelasan Menpora Erick ihwal perkembangan ekosistem olahraga di Indonesia, meliputi pembangunan infrastruktur olahraga di sejumlah daerah, potensi ekonomi dari hasil gelaran olahraga, serta pelibatan pemerintah daerah (Pemda) dalam meningkatkan kualitas olahraga. Menpora menyarankan agar dibentuk tim dari tiga kementerian guna memperkuat kebijakan tersebut, terutama dari sisi regulasi. Dengan begitu, program dapat dilaksanakan lebih optimal.

Di lain sisi, Menpora Erick juga mengundang Mendagri untuk mendukung pelaksanaan Sport Summit. Acara tersebut direncanakan bakal digelar pada bulan Desember 2025 dengan tujuan menjadi katalis kolaborasi antar-pemangku kepentingan di bidang olahraga. Selain itu, ajang tersebut juga menjadi wadah pertemuan para penggerak perubahan di industri olahraga.

Dalam konteks itu, imbuh Menpora Erick, Mendagri dapat menekankan kembali mengenai skema kemitraan aset Pemda dengan pihak swasta, utamanya dalam pengembangan industri olahraga. Pengembangan tersebut dinilai penting lantaran dapat menjadi peluang bagi Pemda dalam meningkatkan pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dan bagus kan Pemda-Pemda sendiri kan dia akan coba meningkatkan APBD-nya dan lain-lain, Pak. Dengan entrepreneurship [di bidang olahraga],” ujar Menpora Erick.

Menpora Erick menambahkan, dalam acara Sport Summit mendatang, pihaknya juga akan mengundang jajaran pejabat terkait di Kementerian/Lembaga (K/L). Dengan partisipasi tersebut diharapkan ekosistem olahraga di Indonesia dapat terus dimaksimalkan, baik dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), inovasi, maupun dampak ekonomi yang dihasilkan.

Merespons inisiatif tersebut, Mendagri menyambut baik upaya pengembangan olahraga di daerah. Ia mengatakan akan mendorong Pemda dengan APBD tinggi untuk terlibat aktif dalam memajukan ekosistem olahraga di daerah masing-masing. Kemudian, dirinya juga meminta agar daerah yang memiliki aset tidak produktif (idle) di bidang olahraga untuk mendorong pengelolaannya secara profesional. Caranya dapat melalui mekanisme kerja sama dengan dunia usaha, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU), Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta stakeholder lainnya.

“Kerja sama untuk aset-aset di daerah yang bisa digunakan untuk fasilitas olahraga. Nah, ini kalau bisa dikelola profesional juga bagus juga untuk olahraga,” ungkapnya.

Secara khusus, Mendagri menugaskan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus untuk menindaklanjuti koordinasi teknis bersama Kemenpora, Kementerian UMKM, Kementerian PU, termasuk juga dengan Pemda.

Turut hadir pada pertemuan itu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gunawan Suswantoro, serta pejabat terkait lainnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Pastikan Bantuan Sapi Presiden Tersalurkan Tepat Sasaran ke Masyarakat Pascabencana Aceh
Muhammad Tito Karnavian Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Aceh Tamiang
Wamendagri Ribka Tegaskan Pentingnya Integrasi SIPD Dukung Pemeriksaan BPK
Kemendagri Diminta Perkuat Peran Strategis dalam Mengawal Ekonomi Sosial Kerakyatan
49 Pejabat Dilantik, Mendagri Perkuat Tim Dukung Tugas Strategis Nasional
ALTI Targetkan Kepengurusan di 38 Provinsi dan Tampil di PON 2028
Wamendagri: Dana Desa Harus Kembali ke Rakyat dan Bebas dari Penyalahgunaan
HPN sebagai Rumah Bersama: Kritik atas Pengelolaan dan Representasi di Banten 2026

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:29 WIB

Satgas PRR Pastikan Bantuan Sapi Presiden Tersalurkan Tepat Sasaran ke Masyarakat Pascabencana Aceh

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:33 WIB

Muhammad Tito Karnavian Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Aceh Tamiang

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Pentingnya Integrasi SIPD Dukung Pemeriksaan BPK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:48 WIB

Kemendagri Diminta Perkuat Peran Strategis dalam Mengawal Ekonomi Sosial Kerakyatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:33 WIB

49 Pejabat Dilantik, Mendagri Perkuat Tim Dukung Tugas Strategis Nasional

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB