Mendagri Dorong Penguatan Layanan Publik Melalui MPP, Contohkan Konsep Pelayanan dari Kabupaten Badung

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Semarang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan peningkatan layanan publik berjalan optimal.

“Kalau yang kita lihat malam ini ya baik. Tapi saya tahu, karena MPP ini salah satu yang terbaik juga di Jawa Tengah,” ujar Mendagri kepada awak media usai meninjau MPP Kota Semarang.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menyarankan agar suasana MPP Kota Semarang dibuat semakin nyaman. Ia mendorong agar pengelolaan layanan, bila memungkinkan, dapat mencontoh MPP Kabupaten Badung di Bali. Di daerah tersebut, suasana pelayanan dibangun lebih menarik dan dekat dengan masyarakat sehingga pengunjung merasa lebih nyaman saat mengakses layanan publik.

Mendagri menjelaskan, keberadaan MPP di Indonesia sejatinya mengadopsi model serupa yang diterapkan di negara Georgia. Konsep tersebut kemudian diimplementasikan di Indonesia oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Lebih lanjut, Mendagri juga menekankan pentingnya optimalisasi MPP di Jawa Tengah. Ia berharap MPP dapat dimanfaatkan untuk mendukung program tiga juta rumah, salah satunya dengan menyediakan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurutnya, keberadaan MPP memudahkan masyarakat karena dapat memangkas alur perizinan yang sebelumnya kompleks.

“Tapi kalau saatnya dia ada di Mal Pelayanan Publik, ada outlet PBG, BPHTB, udah buat aja di mal itu,” ujarnya.

Mendagri menambahkan, dirinya telah melihat secara langsung kemudahan layanan MPP di berbagai daerah. Bahkan, dalam pengalamannya, proses perizinan PBG kini dapat dilakukan sekitar 15 menit. Kemudahan inilah yang menurutnya perlu terus ditingkatkan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta para pejabat terkait lainnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kehadiran Presiden Prabowo dan Mendagri di Langkat Bangkitkan Harapan Korban Banjir
Jelang Nataru 2025–2026, Kemendagri Minta Pemda Siagakan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan
Mendagri Instruksikan Pemda Aceh, Sumut, dan Sumbar Optimalkan Bantuan dan APBD untuk Penanganan Bencana
Tim Dukcapil Pusat dan Daerah Bergerak di 10 Kabupaten/Kota, Pastikan Hak Identitas Warga Dipulihkan
Kemendagri Minta Dukcapil Percepat Penerbitan Dokumen Kependudukan bagi Warga yang Terdampak Bencana
Mendagri Tegaskan Peran Strategis BPD dalam Mencegah Penyalahgunaan Anggaran Desa
Kemendagri Tekankan Pentingnya Jalur Evakuasi dan Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung Tinggi
Mendagri: Pemda Harus Jaga Stabilitas Harga, Transportasi, dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:09 WIB

Kehadiran Presiden Prabowo dan Mendagri di Langkat Bangkitkan Harapan Korban Banjir

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:11 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Kemendagri Minta Pemda Siagakan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:47 WIB

Mendagri Instruksikan Pemda Aceh, Sumut, dan Sumbar Optimalkan Bantuan dan APBD untuk Penanganan Bencana

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:29 WIB

Tim Dukcapil Pusat dan Daerah Bergerak di 10 Kabupaten/Kota, Pastikan Hak Identitas Warga Dipulihkan

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:04 WIB

Kemendagri Minta Dukcapil Percepat Penerbitan Dokumen Kependudukan bagi Warga yang Terdampak Bencana

Berita Terbaru