Menag Soroti Pemikiran Progresif Kartini dalam Sosial dan Keagamaan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta (Kemenag) — Meneladani Kartini tidak cukup pada simbol, tetapi pada keberanian berpikir dan bertindak untuk perubahan. Pesan ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam peringatan Hari Kartini di halaman kantor pusat Kementerian Agama.

Peringatan Hari Kartini menjadi pengingat nilai perjuangan, keberanian berpikir, dan kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa. Menag menegaskan bahwa Raden Ajeng Kartini merupakan figur penting dalam sejarah Indonesia yang mendorong lahirnya kesadaran baru tentang peran perempuan di ruang publik.

“Raden Ajeng Kartini adalah sosok luar biasa yang dapat kita sebut sebagai pelopor kesadaran kemerdekaan perempuan Indonesia. Di usia muda, beliau sudah berani mempertanyakan berbagai kondisi sosial di lingkungannya,” ujar Menag, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, Kartini mengkritisi sejumlah praktik sosial pada masanya, seperti pembatasan ruang gerak perempuan melalui tradisi pingitan, serta keterbatasan akses pendidikan. Pengalaman hidup tersebut membentuk cara pandangnya terhadap pentingnya keadilan dan kesempatan yang setara.

Selain itu, Menag juga menyoroti pemikiran Kartini yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga menyentuh aspek keagamaan. Kartini, menurutnya, memiliki pandangan progresif dalam memahami ajaran agama secara lebih mendalam.

“Beliau tidak puas hanya membaca Al-Qur’an secara tekstual tanpa memahami maknanya. Beliau mendorong adanya tafsir Al-Qur’an agar agama tidak hanya menjadi dogma teologis, tetapi menjadi way of life (pegangan hidup) dan penuntun bagi masyarakat.” lanjutnya.

Menag menambahkan, latar belakang Kartini sebagai bagian dari kalangan priyayi tidak menghalangi lahirnya pemikiran kritis. Justru dari lingkungan tersebut, Kartini menunjukkan keberanian untuk melihat realitas secara berbeda.

“Seorang tokoh besar lahir dari keberanian untuk berpikir berbeda, berani mengambil sikap, dan berani menghadapi tantangan zamannya. Itulah yang ditunjukkan oleh Kartini,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk menjadikan semangat Kartini sebagai inspirasi dalam bekerja dan berkarya, tanpa membedakan latar belakang maupun gender. “Yang perlu kita teladani adalah keberanian berpikir, kepekaan sosial, dan semangat untuk terus memberi manfaat. Ini relevan bagi kita semua dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini di lingkungan Kementerian Agama tidak hanya menjadi ajang refleksi historis, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan ruang yang inklusif, adil, dan berdaya bagi seluruh elemen bangsa.(rel)

Sumber : Humas Menag

Berita Terkait

Liga Santri dan Piala Asia Jadi Target, KSMI Percayakan Posisi Waketum kepada Tundra Meliala
Kasus Haji Ilegal Rugikan Ratusan Korban hingga Rp30 Miliar, Bareskrim Didesak Bertindak
Kolaborasi RRI-SMSI: Menjaga Kedaulatan Informasi di Ruang Digital
Semarak Merah Putih BRI Padukan Nasionalisme dan Kepedulian bagi Korban Gempa NTT
Wawali Harris Bobihoe Titip Pesan kepada Kontingen Jamnas Gorontalo: Jaga Nama Baik Daerah
Gubernur Andra Soni Terima Bakti Nayaka Mahambara di Ajang Koperasi Award 2026
Sidang Perlawanan Gabriel Lumbantoruan, Kuasa Hukum Persoalkan Kewenangan PN Jakarta Utara
Bukan Sekadar Nomor Urut, Ini Cara Prof Indira Melihat Meritokrasi di Ombudsman

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Liga Santri dan Piala Asia Jadi Target, KSMI Percayakan Posisi Waketum kepada Tundra Meliala

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Kasus Haji Ilegal Rugikan Ratusan Korban hingga Rp30 Miliar, Bareskrim Didesak Bertindak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Kolaborasi RRI-SMSI: Menjaga Kedaulatan Informasi di Ruang Digital

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Semarak Merah Putih BRI Padukan Nasionalisme dan Kepedulian bagi Korban Gempa NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Wawali Harris Bobihoe Titip Pesan kepada Kontingen Jamnas Gorontalo: Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru