KPPI Pandeglang Kukuhkan Pengurus Baru, Dorong Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang — Keterlibatan perempuan Indonesia dalam parlemen masih tergolong rendah. Minimnya angka keterwakilan perempuan berdampak pada penyusunan kebijakan terkait kesetaraan gender yang dinilai belum mampu menjawab persoalan utama yang dialami perempuan.

Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Banten, Nina Chairina, S.Ag., M.H., resmi melantik Ketua KPPI Pandeglang terpilih, Hj. Lilis Nurlalis, sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus KPPI Pandeglang.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muhlis, Ketua KPPI Provinsi Banten Nina Chairina, Ketua KPPI sebelumnya Rika Kartikasari yang juga anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi NasDem, serta Ketua KPPI terpilih Hj. Lilis Nurlalis.

Dalam sambutannya, Rika Kartikasari menegaskan pentingnya peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen.

“Saat ini, partisipasi perempuan Indonesia masih di bawah 30 persen. Peningkatan partisipasi perempuan sangat penting agar pengambilan keputusan politik menjadi lebih akomodatif dan substansial. Hal ini juga untuk memperkuat demokrasi dan mendorong hadirnya kebijakan yang pro-perempuan dan anak,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Menurut Rika, ruang politik yang terbuka bagi perempuan harus mampu memberikan manfaat nyata.

“Kita harus bisa menjelaskan manfaat ketika perempuan terjun ke dunia politik,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemampuan perempuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan telah terbukti sejak dahulu. Perempuan dinilai mampu menembus berbagai tantangan serta menjadi motor perubahan.

“Saya berharap Ketua KPPI terpilih, Lilis Nurlalis, dapat mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Pandeglang untuk meningkatkan peran dan membawa perubahan dalam politik serta pembangunan di daerah,” katanya.

Rika juga menyoroti masih minimnya perempuan Pandeglang yang terjun langsung ke dunia politik.

“Dengan kegiatan hari ini, semoga ke depan semakin banyak perempuan Pandeglang yang berminat berkecimpung di partai politik, sehingga tercipta kesetaraan yang lebih baik,” tutupnya.(Denni)

Berita Terkait

Polda Banten Dirikan Puluhan Pos Pengamanan untuk Antisipasi Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H
Pemusnahan Arsip Disaksikan Kanwil Ditjenim Banten dan Biro Umum Kemenimipas
Safari Ramadan di Ciwandan, Gubernur Banten Serahkan Bantuan Sosial dan Pendidikan
Pasca Banjir 2022, TNI Bangun Kembali Jembatan Penghubung di Blengbeng
Dugaan Penggunaan Barcode MyPertamina untuk Akses BBM Subsidi Diselidiki
Dimyati Natakusuma Dorong Pemanfaatan Dana ZIS untuk Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Andra Soni Salurkan Bantuan Pangan kepada 5.900 KPM Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Pemprov Banten Salurkan Bantuan Renovasi Rumah dan Modal Usaha bagi Warga Pagedangan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Polda Banten Dirikan Puluhan Pos Pengamanan untuk Antisipasi Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:39 WIB

Pemusnahan Arsip Disaksikan Kanwil Ditjenim Banten dan Biro Umum Kemenimipas

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:03 WIB

Safari Ramadan di Ciwandan, Gubernur Banten Serahkan Bantuan Sosial dan Pendidikan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:49 WIB

Pasca Banjir 2022, TNI Bangun Kembali Jembatan Penghubung di Blengbeng

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:46 WIB

Dugaan Penggunaan Barcode MyPertamina untuk Akses BBM Subsidi Diselidiki

Berita Terbaru