Kontingen Bantul Bawa Pulang Trofi Pangeran Suryobroto di Festival Sendratari DIY 2025

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Kontingen Kabupaten Bantul menorehkan prestasi dengan merebut juara Festival Sendratari DIY 2025 yang berlangsung di Pendopo Agung Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram (UWM), Banyuraden, Gamping, Sleman, Jumat–Sabtu (19–20/9).

‎“Prestasi ini menunjukkan keseriusan kami melestarikan seni tradisi,” kata Ketua Kontingen Bantul, Sri Wahyuni, seusai pengumuman pemenang.

‎Wakil Rektor III UWM, Dr. Roni Sulistyanto Luhukay, S.H., M.H., menyerahkan trofi Pangeran Suryobroto dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta kepada para juara.

‎“Kami bangga UWM menjadi tuan rumah ajang yang mengangkat kekayaan budaya lokal,” ujarnya sambil mengapresiasi semangat para seniman.

‎Panitia juga menyiapkan panggung dan tata cahaya yang memukau agar para penampil semakin percaya diri.

‎Kontingen Bantul menghadirkan karya berjudul Singlon, bagian dari mahakarya SH Mintardja “Api di Bukit Menoreh”.

‎“Kami memilih Singlon karena sarat makna dan menantang kreativitas penata tari,” jelas koreografer kontingen, Dwi Hartono, yang memimpin latihan intensif selama sebulan penuh.

‎Penari-penari muda Bantul mengekspresikan cerita dengan gerak lincah dan iringan musik tradisi yang menghentak.

‎Singlon menggambarkan laku manusia yang berjalan diam-diam namun penuh tujuan.

‎“Tersembunyi bukan berarti lemah, tetapi cara batin menentukan arah hidup,” ujar penari utama, Raras Ayu, menekankan pesan filosofis yang mereka bawa ke panggung.

‎Penonton pun memberi tepuk tangan panjang, menandai apresiasi atas penampilan yang menggetarkan hati. (*)

Berita Terkait

Pembatasan Medsos Anak, UMY: Perlu Kajian Mendalam dan Pendampingan Orang Tua
UMY Dampingi UMKM Melaka Susun Strategi Bisnis untuk Naik Kelas
Pakar UMY: Pertumbuhan 8 Persen Harus Serap Tenaga Kerja, Bonus Demografi Jadi Penentu
Ajir Hybrid untuk Kemukus, Inovasi Mahasiswa KKN UMY di Perbukitan Kulon Progo
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, UMY Perkuat Ikatan dengan Warga Sekitar Kampus
Malam Seribu Bulan, Dosen UMY: Hikmah Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan
UMY: Pembatasan Medsos bagi Anak Perlu Dikaji Cermat, Literasi Digital Lebih Penting
UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:15 WIB

Pembatasan Medsos Anak, UMY: Perlu Kajian Mendalam dan Pendampingan Orang Tua

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:14 WIB

UMY Dampingi UMKM Melaka Susun Strategi Bisnis untuk Naik Kelas

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Pakar UMY: Pertumbuhan 8 Persen Harus Serap Tenaga Kerja, Bonus Demografi Jadi Penentu

Senin, 16 Maret 2026 - 21:16 WIB

Ajir Hybrid untuk Kemukus, Inovasi Mahasiswa KKN UMY di Perbukitan Kulon Progo

Senin, 16 Maret 2026 - 20:51 WIB

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, UMY Perkuat Ikatan dengan Warga Sekitar Kampus

Berita Terbaru

Bekasi

Rapat Banmus DPRD Bekasi Susun Agenda Kerja April 2026

Rabu, 1 Apr 2026 - 00:07 WIB