‎Komisi A DPRD Yogyakarta Tancap Gas Perkuat LPMK dari Dalam

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Penguatan peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kota Yogyakarta memasuki babak penting.

‎Komisi A DPRD Kota Yogyakarta resmi menginisiasi kajian kelembagaan untuk memastikan LPMK benar-benar berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan.

‎“Kami melihat LPMK harus lebih dari sekadar pelengkap. Mereka adalah kepanjangan fungsi pengawasan DPRD di tingkat wilayah,” tegas Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, Minggu (26/10).

‎Langkah awal, kata Susanto, difokuskan pada penataan internal Pemerintah Kota agar struktur birokrasi mendukung kinerja LPMK secara penuh.

‎“Kami sedang mengkaji SOTK yang paling ideal, baik di Bappeda maupun di Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang). Harapannya, ada OPD induk yang punya kewenangan kuat untuk memfasilitasi dan membina LPMK,” ujarnya.

‎Kajian ini disebut akan memastikan dukungan nyata terhadap lembaga yang menjadi perpanjangan tangan masyarakat di tingkat kelurahan.

‎Komisi A menargetkan kajian kelembagaan tersebut rampung dalam tahun anggaran 2025 atau awal 2026. Susanto menegaskan pihaknya tak akan diam jika terjadi keterlambatan.

‎“Apabila kajian itu tidak bisa dilaksanakan oleh Bagian Organisasi (Bagor) sesuai jadwal, kami siap ambil alih pada triwulan pertama tahun depan,” tegasnya.

‎Komitmen ini, menurutnya, adalah bukti keseriusan DPRD untuk memperkuat pondasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

‎“Langkah ini penting untuk memperkuat posisi LPMK, baik secara kelembagaan maupun individu,” imbuh Susanto.

‎Ia berharap, penguatan kelembagaan di OPD akan berdampak langsung pada peningkatan kapasitas anggota LPMK di lapangan.

‎Dengan begitu, keberadaan LPMK tak hanya simbol partisipasi masyarakat, tapi juga motor penggerak pembangunan yang berdaya dan berintegritas di setiap wilayah Kota Yogyakarta.

(waw)

Berita Terkait

HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome
‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini
‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul
Danrem Pamungkas Hadiri Nyepi Yogyakarta, Serukan Refleksi Kehidupan Mendalam
Posyandu Asparagus Condongcatur Wakili Sleman, Lolos Penilaian Lapangan DIY
Langencarita 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Kepedulian Lingkungan
Galeri Pemasyarakatan DIY Diresmikan, Dorong Pemberdayaan Warga Binaan
Tiga Kelurahan di Yogyakarta Siap Jadi Agen Statistik Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WIB

HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome

Sabtu, 11 April 2026 - 13:35 WIB

‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17 WIB

‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul

Sabtu, 11 April 2026 - 08:50 WIB

Danrem Pamungkas Hadiri Nyepi Yogyakarta, Serukan Refleksi Kehidupan Mendalam

Sabtu, 11 April 2026 - 08:08 WIB

Posyandu Asparagus Condongcatur Wakili Sleman, Lolos Penilaian Lapangan DIY

Berita Terbaru