Kolaborasi Kementerian Transmigrasi dan ITB Percepat Revitalisasi Kawasan Transmigrasi

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandung – Kementerian Transmigrasi menegaskan ke depan akan fokus pada dua agenda besar, yakni revitalisasi dan transformasi kawasan transmigrasi. Revitalisasi untuk menyelesaikan persoalan seperti lahan dan infrastruktur dasar, sedangkan transformasi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Program Transformasi ini adalah bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam Pembukaan Pameran Ekspedisi Patriot ITB 2025 yang digelar di Gedung Center for Arts, Design and Language (CADL), Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (23/2).

Mentrans turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program dan inisiatif Pameran Ekspedisi Patriot ITB 2025 tersebut.

“Kami dari Kementerian Transimigrasi memberikan apresiasi bukan saja atas pelaksanaan program Transimigrasi Patriot yang sudah dijalankan tetapi juga atas inisiasi melaksanakan pameran apa yang sudah dilakukan oleh para Patriot di lapangan. Ini sangat penting sekali,” ujarnya.

Pameran ini menjadi ruang penyampaian informasi hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot (TEP) ITB 2025 yang telah menghasilkan menghasilkan ratusan rekomendasi terkait evaluasi kawasan, pengembangan komoditas unggulan, penguatan kelembagaan ekonomi, pemenuhan infrastruktur dasar, hingga penanganan konflik kawasan transmigrasi.

Selain itu, Menteri Iftitah menekankan pentingnya distribusi sumber daya manusia unggul ke kawasan transmigrasi.

“Mendistribusikan SDM untuk ke kawasan-kawasan transmigrasi itu adalah satu keharusan,” tegasnya.

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyampaikan program Tim Ekspedisi Patriot selaras dengan visi ITB sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.

“Kami sangat senang dan sangat bersemangat dengan Ekspedisi Patriot ini karena memang salah satu targetnya ITB adalah menjadi universitas yang unggul dan berdampak,” ujarnya.

Program Ekspedisi Patriot ITB 2025 melibatkan 57 tim dengan 57 dosen dari 13 fakultas/sekolah sebagai ketua tim, serta 228 anggota yang terdiri atas mahasiswa aktif dan alumni. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih 3,5 bulan, sejak 26 Agustus hingga 9 Desember 2025, di 29 kawasan transmigrasi yang tersebar di 21 provinsi dari Aceh hingga Papua.

Kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan ITB diharapkan terus berlanjut untuk mempercepat revitalisasi dan transformasi kawasan transmigrasi menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. (Ls)

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Berita Terkait

Rumah Zakat Ubah Kayu Bencana Jadi Hunian Berkelanjutan Sumatera Nasional
Kementerian Kehutanan Jamin Kesejahteraan Satwa Pasca Pencabutan Izin Pengelola Kebun Binatang Bandung
Peringatan Hari Ibu ke-97, TP PKK Kota Bekasi Terima Penghargaan Tingkat Provinsi
Bekasi Harumkan Nama Daerah lewat 5 Emas di Kejurda Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 15:21 WIB

Kolaborasi Kementerian Transmigrasi dan ITB Percepat Revitalisasi Kawasan Transmigrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:17 WIB

Rumah Zakat Ubah Kayu Bencana Jadi Hunian Berkelanjutan Sumatera Nasional

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:05 WIB

Kementerian Kehutanan Jamin Kesejahteraan Satwa Pasca Pencabutan Izin Pengelola Kebun Binatang Bandung

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:56 WIB

Peringatan Hari Ibu ke-97, TP PKK Kota Bekasi Terima Penghargaan Tingkat Provinsi

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:15 WIB

Bekasi Harumkan Nama Daerah lewat 5 Emas di Kejurda Jawa Barat

Berita Terbaru