Kisah Inspiratif Amirul Ramli: Dari Marbot Masjid dan Penjual Keliling Malioboro hingga Raih Gelar Doktor di UMY

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Amirul Ramli yang kini telah sukses menyelesaikan studi S3 nya di UMY

M. Amirul Ramli yang kini telah sukses menyelesaikan studi S3 nya di UMY

JOGJAOKE.COM, Keterbatasan ekonomi tidak selalu menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tertinggi. Kisah tersebut tercermin dalam perjalanan hidup Dr. M. Amirul Ramli, S.Pd., M.Pd., yang berhasil menyandang gelar doktor dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) setelah melalui perjuangan panjang sebagai marbot masjid dan penjual keliling saat menempuh pendidikan.

Amirul resmi meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Pemaknaan Hidup pada Pelaku Self-Harm” dalam Ujian Disertasi Tertutup Program Studi Doktor Psikologi Pendidikan Islam UMY yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana UMY pada Senin (25/05/2026).

Di balik toga dan gelar akademik tertinggi yang kini diraihnya, tersimpan kisah perjuangan yang sarat dengan ketekunan, kesabaran, dan semangat untuk terus belajar di tengah keterbatasan.

Menjadi Marbot dan Berjalan Kaki Berjualan ke Malioboro

Perjalanan Amirul di Yogyakarta dimulai pada tahun 2015 saat diterima sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UMY. Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, ia harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan.

Untuk menghemat pengeluaran, Amirul memilih mengabdi sebagai marbot di Masjid Khusnul Khotimah, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Saat itu, uang kiriman dari orang tuanya hanya berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

Kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia berjualan secara keliling. Tidak jarang Amirul berjalan kaki dari kawasan kampus UMY menuju Malioboro untuk menjajakan dagangannya dalam berbagai kegiatan dan keramaian.

“Semua proses itu justru membuat saya menjadi lebih kuat dan sabar. Dari sana saya menemukan makna yang mendalam bahwa ilmu pengetahuan benar-benar dapat mengangkat derajat kehidupan seseorang,” kenang Amirul saat diwawancarai Humas UMY, Jumat (29/05/2026).

Berjuang Melalui Beasiswa

Menyadari kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, Amirul aktif mencari berbagai peluang beasiswa. Sebagai kader Muhammadiyah, ia berhasil memperoleh Beasiswa Kader Muhammadiyah yang proses seleksinya memerlukan rekomendasi berjenjang dari tingkat ranting hingga Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menariknya, surat rekomendasi yang digunakan Amirul saat itu turut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Berkat ketekunan dan kerja kerasnya, Amirul berhasil menyelesaikan studi sarjana di UMY dalam waktu 3,5 tahun. Semangat belajar yang tinggi mendorongnya untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Setelah lulus S1, ia kembali mengikuti seleksi beasiswa dan berhasil memperoleh Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk melanjutkan studi magister di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Perjalanan akademiknya berlanjut ketika pada tahun 2023 ia kembali ke UMY untuk menempuh pendidikan doktoral di Program Studi Psikologi Pendidikan Islam. Seperti pada jenjang sebelumnya, pendidikan doktoralnya juga ditempuh melalui jalur Beasiswa Unggulan.

Riset Kesehatan Mental yang Berangkat dari Pengalaman Hidup

Pengalaman hidup yang penuh tantangan turut memengaruhi perspektif Amirul dalam melihat berbagai persoalan sosial dan psikologis. Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang ketertarikannya meneliti isu kesehatan mental, khususnya perilaku self-harm pada generasi muda.

Melalui disertasinya, Amirul mengkaji bagaimana individu yang pernah melakukan self-harm membangun kembali makna hidup dan menemukan jalan pemulihan dari berbagai tekanan psikologis yang mereka alami.

Baginya, gelar doktor bukanlah simbol prestise semata, melainkan amanah untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Ia pun menitipkan pesan kepada generasi muda yang tengah berjuang menghadapi berbagai keterbatasan agar tidak mudah menyerah pada keadaan.

“Percayalah, apa yang sedang kamu usahakan akan membuahkan hasil. Mungkin Allah sedang membentukmu menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih bermanfaat bagi orang lain. Jangan hanya berpikir untuk menjadi hebat bagi diri sendiri, tetapi jadilah pribadi yang mampu memberikan dampak luas bagi banyak orang,” pungkasnya. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Sleman Gaspol 2026: Dalane Alus Padang Demi Keamanan Warga

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:51 WIB