Jaminan Kesehatan di Jogja Capai 99 Persen, DPRD Dorong Pemerataan bagi Warga Rentan

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat capaian signifikan dalam perluasan akses layanan kesehatan. Hampir seluruh warga kini telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan cakupan mencapai 99 persen.

Meski demikian, DPRD Kota Yogyakarta menilai masih ada kelompok masyarakat rentan yang perlu mendapat perhatian agar jaminan kesehatan benar-benar tepat sasaran.

Isu tersebut menjadi pokok bahasan dalam talkshow ‘Sudut Pandang Istimewa DPRD Kota Yogyakarta’ bertema ‘Mengawal Jaminan Kesehatan Tepat Sasaran untuk Warga Kota Yogyakarta’ yang tayang di kanal YouTube TVRI Yogyakarta Streaming.

Acara tersebut menghadirkan Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Darini, Wakil Ketua Komisi D Yoga Prasetyo Pri Hutomo, serta anggota Komisi D Choliq Nugroho Adji dan Ririk Banowati Permanasari.

Menurut Darini, capaian 99 persen partisipasi JKN menjadi bukti keseriusan pemerintah kota dan DPRD dalam menjamin hak dasar warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Cukup dengan membawa KTP, masyarakat bisa langsung mendapatkan layanan di puskesmas maupun rumah sakit,” ujarnya.

Kendati demikian, Komisi D mencatat masih ada kelompok pendatang sementara seperti buruh gendong, pengayuh becak, dan pekerja sektor informal lainnya yang belum sepenuhnya terjangkau program jaminan kesehatan daerah.

DPRD menilai perlu ada mekanisme khusus agar kelompok ini tidak terpinggirkan dari akses layanan dasar.

Wakil Ketua Komisi D, Yoga Prasetyo Pri Hutomo, menegaskan pihaknya akan terus mengawal kebijakan dan pendataan agar tidak ada warga yang terlewat.

“Jaminan kesehatan harus berpihak kepada semua, termasuk mereka yang tinggal dan bekerja di Yogyakarta walau berstatus nonpenduduk tetap,” katanya.

Melalui sinergi antara pemerintah kota, DPRD, dan masyarakat, diharapkan Yogyakarta dapat menjadi contoh kota dengan sistem jaminan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh warganya. (ihd)

Berita Terkait

MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam
Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional
Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV
Langkat Gelar Sugiat Santoso Cup, Dorong Semangat Sportivitas Sambut HUT RI
‎FJI Desak Aparat Usut Dugaan Tukar Hafalan Dengan Miras
AMPHIBI Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini Lewat Sosialisasi dan Aksi Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Yusharto Huntoyungo: Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Inovasi Daerah di Bantul
48 Pelajar Wonosobo Digembleng Jadi Paskibra Tangguh Berkarakter Nasionalis

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:11 WIB

MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Langkat Gelar Sugiat Santoso Cup, Dorong Semangat Sportivitas Sambut HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:12 WIB

‎FJI Desak Aparat Usut Dugaan Tukar Hafalan Dengan Miras

Berita Terbaru

Jajaran pemain dan tim produksi foto bersama saat konferensi pers peluncuran film layar lebar Cidro Asmoro di Raminten's Kitchen, Yogyakarta

Yogyakarta

Sukses di Serial, Cidro Asmoro Kini Diadaptasi ke Layar Lebar

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Yogyakarta

‎GKR Bendara Kembali Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:11 WIB