IKPM-HT Yogyakarta: DPRD Haltim Harus Bertanggung Jawab atas Stagnasi Transmigrasi Patlean

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGAJOKE.COM, YOGYAKARTA – Ketua Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta, Ikmal Ali M. Nur mendesak Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Timur untuk segera mengevaluasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Halmahera Timur yang dinilai miskin ide inovatif.

Hal itu disampaikan melalui keterangannya usai dialog bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, yang digelar di Gedung Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada, Selasa (13/02/2026).

Dari hasil diskusi tersebut, kata Ikmal, terungkap bahwa, selama ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Halmahera Timur hanya berfokus pada Ketenagakerjaan dan mengabaikan Kawasan Transmigrasi Patlean, Maba Utara.

Ikmal juga menyangkan DPRD Kabupaten Halmahera Timur yang seolah mengalami disfungsi, sehingga tidak melakukan pengawasan dan evalusi terhadap dinas terkait.

“DPRD kan tahu apa program masing-masing dinas dan berapa anggarannya. Artinya jika ada dinas yang berat sebelah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, DPRD selaku wakil rakyat harusnya mengevaluasi dan memberi masukan, bukan malah membiarkan kepentingan rakyat diabaikan,” tegas Ikmal.

Menurutnya, jika Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Timur menjalankan fungsinya dengan baik, tentu kondisi Transmigrasi Patlean Maba Utara tidak separah saat ini. “Berdasarkan hasil penelitian PSPK UGM bahwa, Transmigrasi Patlean saat ini stagnan. Bagaimana mungkin bisa menjadikan Maba Utara sebagai lumbung pangan jika kawasan yang menjadi ujung tombak pertanian diabaikan,” ungkatnya. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Insiden KRL, Pakar UMY: Keselamatan Perkeretaapian Harus Berbasis Budaya dan Sistem
Prof. Sri Atmaja: Keselamatan Perkeretaapian Harus Dilihat sebagai Satu Sistem Utuh
HS dan Sembada Fighting Championship Kampanyekan Mental Juara Generasi Muda
Inung Nurzani Terpilih Lagi Pimpin Percasi Jogja Periode 2026-2030
Kasrem Hadiri Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu Untuk Semua
Muskot Percasi Jogja Bangkitkan Catur Rakyat Borong Prestasi Besar
Ketidakpastian Yurisdiksi Peradilan Militer Jadi Sorotan di Mahkamah Konstitusi
May Day DIY Memanas, Ormas Hadang Massa Aksi Buruh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:51 WIB

Belajar dari Insiden KRL, Pakar UMY: Keselamatan Perkeretaapian Harus Berbasis Budaya dan Sistem

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:45 WIB

Prof. Sri Atmaja: Keselamatan Perkeretaapian Harus Dilihat sebagai Satu Sistem Utuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

Inung Nurzani Terpilih Lagi Pimpin Percasi Jogja Periode 2026-2030

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kasrem Hadiri Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu Untuk Semua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Muskot Percasi Jogja Bangkitkan Catur Rakyat Borong Prestasi Besar

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pengelolaan Sampah di Deli Serdang Dinilai Masih Belum Optimal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:19 WIB